Follow our news chanel

Previous
Next

Update 1 Juli: Kasus positif korona di Kota Jayapura dekati 1.000 kasus  

Infografis Covid Papua
Infografis perkembangan pandemi Covid-19 di Papua hingga 1 Juli 2020 – Jubi/Leon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Papua pada Rabu (1/7/2020) mengonfirmasi 104 kasus baru positif korona, sehingga total kasus kumulatif fi provinsi Papua sebanyak 1.823 kasus. Kota Jayapura masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus positif korona terbanyak, dengan jumlah kasus yang sudah mendekati 1.000 kasus.

Dari jumlah 104 kasus baru positif korona yang terkonfirmasi pada Rabu, 99 kasus berasal Kota Jayapura. Sementara lima kasus lainnya berasal dari Kabupaten Mimika (2 kasus), Kabupaten Jayapura (1 kasus), Kepulauan Yapen (1 kasus), dan Merauke (1 kasus).  

Angka pertambahan kasus baru positif korona di Kota Jayapura melonjak, setelah Pemerintah Kota Jayapura menyelenggarakan tes cepat Covid-19 untuk para pedagang Pasar Youtefa pada 22-24 Juni 2020. Dari 1.948 pedagang Pasar Youtefa yang diperiksa, 394 orang mendapatkan hasil tes cepat reaktif. Pemerintah Kota Jayapura telah mengambil swab 394 pedagang itu, untuk diuji dengan metode PCR dan hasilnya mulai keluar sejak Senin (29/6/2020).

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K) mengatakan dengan tambahan 99 kasus baru di Kota Jayapura, jumlah kasus positif korona di ibukota Provinsi Papua itu telah mencapai 997 kasus. Soemoele menyatakan banyaknya kasus itu akan membuat tenaga medis di Jayapura harus bekerja keras selama satu bulanan ke depan.

Soemoele menyatakan disiplin setiap warga untuk menjalankan protokol kesehatan akan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan korona. Ia meminta setiap warga memiliki kesadaran untuk membantu pemerintah dan para tenaga medis menangani pandemi Covid-19.

“Tolong kami petugas kesehatan. Haruskah kita menunggu tenaga medis kita meninggal, baru kita percaya bahwa penyakit ini sangat berbahaya? Kita harus belajar dari Kota Surabaya!” kata Soemoele pada Rabu.

Ia mengingatkan, jumlah petugas kesehatan, khususnya di Kota Jayapura, terus berkurang karena ikut tertular virus korona dari pasien. Sampai pekan kemarin, sudah 45 tenaga kesehatan di RSUD Jayapura dan 28 tenaga kesehatan di RSUD Abepura yang terinfeksi korona. Demikian juga petugas kesehatan di kelima rumah sakit mitra.

Loading...
;

Baca juga: 253 warga petambang emas Korowai tes cepat COVID-19

“Kami berhasil menekan angka kematian, tapi ada harga yang harus dibayar oleh petugas kesehatan. Selama bertugas, kami menggunakan baju hazmat dan pendingin ruangan dimatikan, petugas kami terinfeksi. Jadi lelahnya luar biasa,” kata Soemoele. Soemoele juga mengingatkan bahwa seluruh fasilitas kesehatan sudah penuh dan kewalahan menangani pasien Covid-19.  

Meskipun demikian, ia menegaskan para petugas kesehatan akan terus menjalankan panggilan tugasnya, sesuai dengan sumpah mereka. “Kami tidak minta apa-apa. Kami hanya ingin masyarakat ikuti protokol kesehatan yang dianjurkan, pakai masker, jaga jarak!” katanya.

Tim satgas Provinsi Papua dan Gugus tugas Covid-19 Kota Jayapura terus menyiapkan tempat untuk membantu warga yang terinfeksi melakukan isolasi. “Pilihan kita adalah isolasi mandiri,  kalau mereka mampu melakukan itu dan tanpa gejala. Kalau mereka tidak mampu, akan dilakukan karantina terpusat yang disiapkan oleh pemerintah provinsi. Bisa juga menggunakan rumah sakit, tergantung kondisi pasien di lapangan,” katanya.

Jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) pada Rabu bertambah delapan pasien, berasal dari Kabupaten Mimika (2 pasien), Biak (3 pasien) dan Kota Jayapura (3 pasien). Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah 109, berasal dari Kabupaten Merauke (1 orang), Nabire (14 orang), Biak Numfor (1 orang), Mimika (67 orang), Puncak (8 orang) dan Kota Jayapura (18 orang).

Pada Rabu, terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 10 orang yang berasal dari Kota Jayapura (6 orang), Kabupaten Mimika (3 orang) dan Nabire (1 orang). Dengan tambahan itu, total jumlah pasien sembuh di Papua telah mencapai 879 orang, setara 48 persen dari total kasus. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top