Follow our news chanel

Previous
Next

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

covid-papua
Infografis 17 Oktober 2020 - Jubi/Satgas Covid-19 Papua

Update 18 Oktober: Pekan 42, kasus baru turun, tapi kematian meningkat

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pada pekan ke-42, Satuan Tugas Pengendalian, Pencegahan, dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua melaporkan penambahan 875 kasus baru pasien terinfeksi virus korona. Sebanyak 17 kematian akibat Covid-19 juga dilaporkan.

Dibandingkan dengan dengan pekan lalu, terdapat penurunan kasus dari 898 kasus menjadi 875 kasus, namun terdapat penambahan kasus kematian pada pasien Covid-19, dari 13 kasus menjadi 17 kasus kematian.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K), menyampaikan penambahan terbesar disumbangkan Kota Jayapura (488 kasus), disusul Kabupaten Mimika (218 kasus), Kabupaten Biak Numfor (62 kasus), Kabupaten Nabire (30 kasus),dan Kabupaten Jayapura (21 kasus).

“Jumlah kasus aktif sampai saat ini 3.436 kasus atau sekitar 40,4 persen. Sedangkan jumlah total kasus kumulatif sebanyak 8.510 kasus,” jelasnya di Jayapura, Sabtu (17/10/2020).

Kota Jayapura sampai Sabtu kemarin memiliki total kasus kumulatif 4.264 kasus, dimana 1.915 di antaranya kasus aktif dan menjalani perawatan secara terpusat di Hotel Sahid dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua di Kota Jayapura.

Pekan ini juga terdapat 17 kematian akibat Covid-19 dan empat kematian kasus probable.

Kasus kematian tertinggi terjadi di Kota Jayapura (8 kasus), Kabupaten Jayapura (3 kasus), Kabupaten Biak Numfor (3 kasus), Kabupaten Mimika (2 kasus), dan Kabupaten Paniai (1 kasus). Kematian umumnya terjadi pasien pada usia diatas 54 tahun dengan diagnosis Covid-19,  pneumonia berat dan Diabetes Melitus.

Loading...
;

Senin pekan ke-42 terjadi dua kasus kematian. Satu kasus di Kota Jayapura dan Satu kasus di Kabupaten Paniai. “Kasus kematian di kabupaten Paniai adalah pertama kematian di Kabupaten Paniai, dan wilayah adat Meepago,” katanya.

Penyebaran masih sangat masif terutama di Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Kepulauan Yapen.

Setelah penambahan kasus terbesar terjadi pada pekan ke-40 dengan jumlah kasus sebanyak 904 kasus, penurunan terjadi perlahan pada pekan ke-41 menjadi 898 kasus, dan 876 kasus pada pekan ke-42.

Peningkatan kasus terjadi, setelah provinsi paling timur Indonesia ini memberi kelonggaran masuk dan keluar provinsi itu atau memasuki masa persiapan new normal pada awal September lalu. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top