Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Update 3 Agustus: Ada 6 kasus baru, adaptasi kenormalan baru dimulai besok

Infografis Covid Papua
Infografis perkembangan terbaru penanggulangan pandemi Covid-19 di Papua, Minggu (3/8/2020). - Jubi/Leo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim Satuan Tugas Covid-19 Papua pada Senin (3/8/2020) mengumumkan enam kasus baru pasien terinfeksi virus korona, sehingga total kasus Covid-19 di Papua bertambah menjadi 3.076 kasus. Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua di Kota Jayapura pada Senin memutuskan adaptasi kenormalan baru akan diberlakukan di 28 kabupaten mulai Selasa besok.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K) pada Senin menjelaskan enam kasus baru yang diumumkan pada Senin semuanya ditemukan di Kabupaten Mimika. Soemoele menyatakan pihaknya belum bisa mengumumkan kasus baru di Kota Jayapura, karena Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Papua pada Minggu kemarin libur.

Soemoele juga menjelaskan hasil pertemuan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua pada Senin. Pertemuan yang secara daring diiikuti para bupati/wali kota di Papua itu mengevaluasi penanganan pandemi Covid-19 selama satu bulan terakhir.

Update 3 Agustus: Ada 6 kasus baru, adaptasi kenormalan baru dimulai besok 1 i Papua

Baca juga: MRP: Orang asli Papua harus waspadai Covid-19

Menurut Soemoele, pertemuan Forkopimda Papua menyepakati pemberlakuan adaptasi kenormalan baru di 28 kabupaten di Papua akan dimulai pada Selasa (4/8/2020). Adaptasi kenormalan baru itu belum akan diberlakukan di Kota Jayapura. “Salah satu alasannya adalah masih tingginya kasus Covid-19 di Kota Jayapura,” kata Soemoele, Senin.

Ia menyatakan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura akan bergotong-royong menurunkan angka penularan virus korona dalam dua kali masa inkubasi, atau 28 hari ke depan. “Kami berharap, nanti di awal September sudah ada perubahan nyata di Kota Jayapura. Bapak Ibu yang berada di Kota Jayapura, harus memberikan perhatian kepada upaya menurunkan angka penularan,” kata Soemoele.

Kota Jayapura memiliki angka penularan atau RT yang cukup tinggi. Soemoele menjelaskan, RT Kota Jayapura sempat menembus angka 2, dan kini berkisar di 1,8. “Artinya 10 orang bisa menularkan ke 18 orang. Masalah ini kan belum selesai di Kota Jayapura,” katanya.

Loading...
;

Tingginya kasus di Kota jayapura juga menyebabkan Provinsi Papua masuk dalam daftar delapan provinsi yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. “Logika sederhananya, dengan menyelesaikan persoalan di Kota Jayapura, dalam sebulan ke depan, kita sudah bisa masuk ke yang namanya new normal,” jelasnya.

Soemoele mengingatkan agar warga di 28 kabupaten yang akan memasuki tahapan adaptasi kenormalan baru harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Ia mengingatkan, turunnya kedisiplinan warga mematuhi protokol kesehatan bisa menyebabkan terjadinya gelombang kedua pandemi Covid-19.

“Di banyak tempat di Indonesia, ada gelombang kedua itu. Karena itu kita perlu tetap memberikan perhatian pada pelaksanaan protokol kesehatan,” kata Soemoele.

Baca juga: Belajar di masa pandemi korona, murid dan ortu lebih senang belajar tatap muka

Satgas Covid-19 Papua kembali menegaskan bahwa setiap orang yang akan memasuki Papua harus memenuhi berbagai persyaratan untuk melakuan perjalanan menuju Papua. Setiap orang yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Papua dan kedapatan memasuki wilayah Papua tanpa kelengkapan syarat itu akan dikembalikan ke daerah asalnya.

“Maskapai atau kapal [yang membawa mereka] bertanggung jawab untuk mengembalikan mereka. Aturan ini kita terapkan kembali, agar maskapai penerbangan atau kapal yang membawa mereka ke Papua juga ikut bertanggung jawab,” ujar Soemoele menjelaskan.

Menurutnya, kebijakan itu kembali diterapkan karena pertemuan Forkopimda Papua pada Senin menyimpulkan penyebaran pandemi Covid-19 ke wilayah baru di Papua terkait dengan kebijakan untuk membuka kembali jalur transportasi ke Papua. Untuk mengendalikan penyebaran virus korona itu, perlu dilakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan Covid-19.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top