TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Update 30 Juni: Kasus positif dan ODP di pegunungan tengah Papua bertambah

Ilustrasi Covid-19 Papua
Foto ilustrasi. - pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim Satuan Tugas atau Satgas Covid-19 Provinsi Papua pada Selasa (30/6/2020) menyatakan ada tambahan satu kasus positif korona dari kawasan pegunungan tengah Papua. Selain itu, jumlah Orang dalam Pemantauan di kawasan pegunungan tengah juga terus bertambah.

Satgas Covid-19 Papua pada Selasa mengonfirmasi 33 kasus baru positif korona. Dari jumlah itu, satu kasus diantaranya berasal dari Kabupaten Jayawijaya. Kasus baru lainnya berasal dari Kota Jayapura (26 kasus), Kabupaten Jayapura (2 kasus), Kepulauan Yapen (3 kasus), dan Mimika (1 kasus). Dengan tambahan itu, total kasus positif di Papua bertambah menjadi 1.719 kasus.

Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di kawasan pegunungan tengah bertambah lagi pada Selasa . Dari 49 ODP baru yang didata Satgas Covid-19 Papua pada Selasa, 45 diantaranya berasal dari wilayah pegunungan tengah Papua.

Mereka berasal dari Kabupaten Yahukimo (30 orang), Jayawijaya (11 orang), dan Puncak (4 orang). Sementara empat ODP baru lainnya berasal dari Kota Jayapura.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K) mengatakan pihaknya memberikan perhatian khusus kepada kabupaten di wilayah pegunungan tengah yang memiliki banyak Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan ODP. Kabupaten Tolikara misalnya, memiliki 198 ODP, sementara di Puncak ada 82 ODP.

Jumlah ODP terbanyak berikutnya ada di Yahukimo (48 ODP), Jayawijaya (43 ODP), Yalimo (37 ODP), dan Pegunungan Bintang (18 ODP). “Harapan besar kami, pemerintah kabupaten/kota memberikan perhatian khusus [atas] penambahan ODP maupun PDP. Lakukan 3T, [pelacakan, pengetesan, dan perawatan],” kata Soemoele.

Baca juga: 1.011 sampel swab antre untuk diperiksa Litbangkes Jayapura

Pada Selasa, ada 10 PDP yang terdata Satgas Covid-19 Papua. Mereka berasal dari Kabupaten Mimika (2 kasus), dan Kota Jayapura (8 kasus).

Soemoele menyatakan ada 15 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh pada Selasa. “Puji Tuhan, hari ini ada 15 orang yang dinyatakan sembuh. Dari Kota Jayapura dua orang, [dari] Kabupaten Jayawijaya satu orang, Kabupaten Jayapura satu orang, Kabupaten Boven Digoel tiga orang dan Kabupaten Mimika delapan orang,” katanya.

Soemoele  menambahkan para pasien positif yang memiliki gejala ringan mempunyai sejumlah pilihan perawatan. Pasien dengan gejala sakit ringan itu bisa dirawat di rumah atau mengikuti isolasi atau karantina terpusat yang disiapkan oleh pemerintah daerah.“Kalau pilihannya adalah isolasi mandiri, maka perlu dukungan yang kuat keluarga, RT/RW setempat, dan puskesmas untuk memantau perkembangan penyakitnya,” kata Soemoele.

Ia menyatakan pemantauan yang sama juga diberlakukan bagi pasien positif yang memilih dirawat dalam karantina terpusat Pemerintah Provinsi Papua bersama pemerintah kabupaten/kota. “Selain memantau kondisi klinis, kami berharap bahwa hubungan kerja yang baik komunikasi yang baik antara rumah sakit dengan tempat-tempat diagnostik, dalam hal ini Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Daerah Papua, harus terus dibangun,” kata Soemoele.

Sementara itu, Kepala Dinas Kota Jayapura, dr. Nyoman Sri Antari mengatakan sampai Selasa baru 195 spesimen swab pedagang Pasar Youtefa yang selesai diuji dengan metode PCR. Hasilnya, 39 pedagang Pasar Youtefa dinyatakan positif terinfeksi korona. Dinas Kesehatan Kota Jayapura masih menunggu hasil uji PCR atas 199 swab pedagang Pasar Youtefa lainnya.

“Sebelumnya sudah keluar 20 kasus, malam ini 19 kasus. Jadi sudah 39 kasus positif Covid-19 dari pedagang pasar Youtefa,” kata Sri Antari.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending


Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us