HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Update Korona di Papua: 7 positif, 41 PDP, 2.057 ODP

Infografis perkembangan kasus Covid-19 di Papua. - Satgas Covid-19 Papua
Infografis perkembangan kasus Covid-19 di Papua. – Satgas Covid-19 Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Setelah pembatasan yang menghentikan seluruh penerbangan pesawat penumpang dan pelayaran kapal penumpang menuju Papua, jumlah Orang dalam Pemantauan atau ODP di Papua justru meningkat pesat. Hingga Jumat (27/3/2020), Satuan Tugas Covid-19 Papua telah mencatat dan memantau 2.057 ODP.

Jumlah itu naik signifikan dibandingkan data ODP pada Kamis (26/3/2020), yang baru mencapai 820 ODP. Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule menjelaskan tambahan 1.237 ODP itu diperoleh setelah Dinas Kesehatan Papua bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kabupaten/kota di Papua.

Secara berjejaring, seluruh Dinas Kesehatan di Papua menelusuri jejak para ODP, dengan bertanya kepada para Pasien dalam Pengawasan (PDP) Korona. Berdasarkan data awal, tim surveillance dari kabupaten/kota dan tim surveillance Dinas Kesehatan Papua bersama TNI dan Polri mencari keberadaan ODP Korona.

“Memang terjadi peningkatan yang sangat signifikan, dari 820 menjadi 2.057 orang. [Data mereka telah] kami ketahui, by name, by address,” kata Sumule.

Sumula berharap para ODP itu aktif berkomunikasi dan tetap menjalankan karantina mandiri di rumah hingga masa karantina 14 hari berakhir. “Tetapi ketika muncul keluhan, segera menghubungi. Kita punya call center, ada 15671, atau hubungi teman-teman yang bertugas di Puskesmas maupun rumah sakit,” katanya.

Jika ODP aktif berkomunikasi, Sumule yakin tidak ada pasien terinfeksi virus korona yang mengalami sakit berat. “Jika sakit ringan maupun sakit sedang, penanganan di rumah sakit akan jauh lebih mudah. Yang susah kalau dia jatuh dalam posisi sakit berat, baru datang ke rumah sakit. Itu penanganannya pasti akan berbeda karena menggunakan segala macam alat dan pengobatan pendukung lain,” kata Sumule.

Loading...
;

Meskipun pada Jumat tidak ditemukan kasus baru positif korona, Sumule menyatakan ada penambahan jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) korona sebanyak 3 orang. Dengan demikian, jumlah PDP di Papua hingga Jumat 41 PDP.

Sebanyak 35 orang PDP masih dirawat dalam kondisi sakit ringan hingga sedang. Empat orang PDP lainnya pulang pada Jumat, karena hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan mereka tidak terinfeksi korona. Mereka yang diizinkan pulang hari ini, dari Biak dua pasien, Yapen satu pasien dan Merauke satu pasien. Sebelumnjua juga ada satu bayi PDP yang telah diizinkan pulangkan, karena hasil tes menunjukkan bayi itu tidak terinfeksi korona.

Sumule mengapresiasi tim Litbangkes Papua yang telah cepat memeriksa spesimen PDP di Papua. “Mereka bekerja luar biasa, sehingga ada sejumlah pasien sudah dinyatakan negatif, dan dinyatakan [boleh] pulang [karena] kondisi fisiknya bagus,” kata Sumule.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa