Follow our news chanel

Previous
Next

Usai belanja di Nabire, petugas Puskesmas Yamor tak bisa kembali ke tempat tugas

Mobil Puskesmas Yamor, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, yang tertahan di Nabire. – Jubi/Titus Ruban
Usai belanja di Nabire, petugas Puskesmas Yamor tak bisa kembali ke tempat tugas 1 i Papua
Mobil Puskesmas Yamor, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, yang tertahan di Nabire. – Jubi/Titus Ruban

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Para petugas Puskesmas Yamor di Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, yang usai berbelanja bahan makanan dan disinfektan di Nabire, Papua, tidak bisa kembali ke tempat tugasnya. Mereka tertahan di Nabire, gara-gara Pemerintah Distrik Yaur dan para warga memblokade jalan penghubung Nabire – Distrik Yamor. Blokade itu dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya pandemi Covid-19 di Wilayah Adat Meepago.

Kepala Tata Usaha Puskemas Yamor, Muhammad Rohim Efendi mengatakan ia dan beberapa petugas Puskesmas Yamor membawa mobil untuk berbelanja bahan makanan dan disinfektan di Nabire pada pekan lalu. Menurutnya, meskipun wilayah kerja Puskesmas Yamor bagian dari Pemerintah Kabupaten Kaimana, tidak ada jalan darat dari Yamor menuju Kaimana.

Sebaliknya, Distrik Yamor justru bisa dijangkau dengan jalan darat dari Nabire. ”[Selesai berbelanja], kami mau kembali ke Yamor pada Sabtu pagi. Akan tetapi, jalan penghubung Yamor – Nabire yang melintasi Distrik Yaur [di Kabupaten Nabire sudah] dipalang,” kata Rohim saat dihubungi di Nabire pada Minggu (19/4/2020).

Rohim menuturkan, pada Sabtu pagi rombongan petugas Puskesmas Yamor itu telah berangkat meninggalkan Nabire, dan sempat sampai di Soa, Distrik Yaur. Di Soa, mereka bertemu dengan sopir Kepala Distrik Yaur yang mengabarkan pemalangan jalan akses menuju Distrik Yamor.

Rohim dan rombongannya pun disarankan untuk kembali ke Nabire, karena Kepala Distrik Yaur bersama masyarakat sedang menebang pohon untuk memblokade jalan. “Kami  baru  sampai di Soa, sopir Pak Kepala Distrik kasih tahu ada penebangan pohon [untuk] tutup jalan. Jadi kami langsung kembali [ke Nabire],” jelasnya.

Di Nabire, Rohim telah menemui sejumlah pihak, meminta bantuan agar diizinkan melintasi blokade di Distrik Yaur dan kembali ke Distrik Yamor di Kabupaten Kaimana. “Kami harap bisa kembali ke tempat tugas. [Kami] hanya mau minta izin palang dibuka, lalu kami keluar [dari Nabire], dan setelah itu ditutup kembali,” harapnya.

Loading...
;

Kepala Distrik Yaur, Petsur Sadi membenarkan pihaknya memblokade jalan di Distrik Yaur, termasuk jalan penghubung menuju Distrik Yamor di Kabupaten Kaimana. Sadi menyatakan penutupan jalan itu merupakan tindak lanjut dari kesepatan Gubernur Papua bersama seluruh bupati/wali kota di Papua. Penutupan jalan itu disebut Sadi sesuai dengan instruksi Bupati Nabire.

Sadi menyatakan selaku Kepala Distrik Yaur ia telah meminta semua tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat untuk menutup jalan yang menjadi akses keluar masuk Nabire itu. “Jadi kami sudah tutup, dan tidak ingin dibuka. Silahkan cari jalan keluar. Kepada semua aparat di wilayah Distrik Yaur, siapapun yang keluar-masuk [harus] dilarang dan diperiksa identitasnya,” kata Sadi.

Secara terpisah Sekretaris Suku Besar Yerisiam Gua, Robertino Hanebora menyatakan selama pandemi Covid-19 tidak akan ada toleransi bagi siapapun untuk bisa keluar-masuk ke wilayah Nabire. Hanebora menyatakan pihaknya juga memblokade sejumlah jalan akses menuju Nabire. “Kami tidak ambil pusing, silahkan cari jalan keluar,” ujar Hanebora.

Hanebora justru menyatakan pada Senin (20/4/2020) nanti pihaknya akan memblokade jalan penghubung Nabire – Kaimana dan jalan penghubung Nabire – Teluk Wondama. “Kami besok akan palang langsung ke perbatasan. Sebab kalau hanya palang di [Distrik] Yaur, orang masih bisa masuk ke Nabire melalui Lopong. Kami tutup langsung di depannya, agar tidak ada akses masuk sama sekali ke Nabire,” kata Hanebora.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top