Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik di Jayawijaya yang digelar di gedung pertemuan Ukumearek Asso Wamena baru-baru ini. -Jubi/Humas Jayawijaya

Vaksinasi guru, tenaga kependidikan, dan siswa di Jayawijaya terkendala data

Papua No.1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Dinas Pendidikan Jayawijaya hingga kini belum memiliki data berapa banyak jumlah guru, tenaga kependidikan maupun siswa yang telah divaksinasi.

Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya, Natalis Mumpo menyebut meski pemerintah daerah akan kembali membuka sekolah tatap muka di zona satu dan sebagian zona dua pekan depan, namun data tersebut hingga kini masih belum dimiliki.

“Sementara kita belum data baik, karena vaksinasi yang dilakukan itu ada yang secara sendiri-sendiri, ada yang dilakukan secara serentak baik oleh guru maupun siswa,” kata Mumpo usai simulasi PTMT di SMA YPK Betlehem Wamena, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, dari informasi khusus di SMPN 1 dan SMAN 1 Wamena, sebagian besar sudah melakukan vaksin, sedangkan untuk sekolah lainnya pihaknya belum menerima data.

“Nanti akan kami data semua berapa jumlah yang sudah melakukan vaksin dan yang belum, nanti yang belum itu dengan dasar melakukan kegiatan simulasi ini, kita akan cek sama-sama, dan juga vaksinasi di setiap sekolah sebelum belajar tatap muka,” katanya.

Sementara itu, khusus di SMA YPK Betlehem Wamena, menurut Kepala Sekolah Amuli Deni Irianto Matuan, guru maupun tenaga kependidikan yang telah divaksin mencapai 70 persen dari total 26 orang.

“Sisanya masih ada dalam pengawasan dokter, sehingga belum bisa dilakukan vaksinasi. Tetapi kami sudah lakukan kerja sama dengan Dinas Kesehatan, pada 4-6 Oktober nanti akan dilakukan sosialisasi, sekaligus vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan juga siswa yang belum vaksin,” kata Matuan.

Loading...
;

Untuk vaksin terhadap peserta didik sendiri, katanya, dari total siswa 276, pihak sekolah belum melakukan pendataan secara pasti siapa yang sudah divaksin dan belum.

“Untuk itu sebelum 4 Oktober nanti sekolah akan mengusahakan data tersebut, agar ketika tim kesehatan datang, mereka bisa mengetahui pasti mana yang belum dan sudah,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top