Venue PON XX Papua sudah siap 90 persen

Kadisorda Papua
Plt Kadisorda Papua, Alexander Kapisa - Jubi/Sudjarwo Husain 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Tanah Papua hanya menyisakan hitungan tiga bulan saja. Pemerintah Papua terus menyiapkan berbagai kebutuhan di segala bidang, termasuk venue atau tempat pertandingan.

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua mengklaim sejauh ini kesiapan infrastruktur venue PON XX baik yang dibangun bersumber dari APBD maupun APBN sudah berada di progres 90 persen.

Plt Kepala Disorda Papua, Alexander Kapisa, mengatakan progres tersebut di luar kesiapan venue cabang olahraga rugby, dayung, dan temporary venue lainnya yang masih sementara dikerjakan.

“Presentasi pengerjaan venue PON XX sudah progresif. Overall, untuk kesiapan venue-venue APBD maupun APBN kalau kita mengurangi yang rugby, dayung, dan temporary venue yah sudah sekitar 90 persen,” kata Kapisa kepada wartawan, belum lama ini.

Sementara, empat venue yang dibangun bersumber dari APBN berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 10 tahun 2017 yakni Istora, Panahan, Cricket, Hoki Indoor Outdoor, dan Sepatu Roda sudah resmi diserahkan kepada Pemerintah Papua oleh Kementerian PUPR berapa waktu lalu.

Venue-venue tersebut sudah dinyatakan siap untuk digunakan pada perhelatan PON XX, Oktober mendatang.

Baca juga: Papua tegaskan siap gelar PON XX

Loading...
;

Ketua Harian Panitia Besar PON, Yunus Wonda, minta semua venue yang sudah rampung dan tak lagi ada kendala bisa segera diserahkan oleh Pemerintah Papua kepada pihaknya.

Pasalnya, ia mengakui venue-venue tersebut akan dipersiapkan dan digunakan untuk menggelar pelaksanaan tes iven bagi setiap cabang olahraga untuk melihat kesiapan masing-masing venue dan panitia pelaksana sebelum pelaksanaan iven sesungguhnya, PON XX.

Venue-venue ini kan sebagian besar masih menjadi milik Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian PUPR. Ada sebagian yang sudah diserahkan. Semua statusnya saat ini masih berada di tangan pemerintah provinsi dan belum masuk ke PB PON. Kita berharap nanti sebelum pelaksanaan tes iven itu sudah diserahkan kepada PB PON. Kalau sudah tidak ada kekurangan dan sudah final 100 persen, baru pemerintah akan menyerahkan kepada kami di PB PON. Jadi venue-venue ini akan diserahkan kepada PB PON pada Agustus nanti untuk digunakan  pada iven PON XX,” kata Wonda.

Nantinya, setelah venue-venue tersebut telah diserahkan oleh Pemerintah Papua kepada PB PON, selanjutnya PB PON yang akan bertanggung jawab untuk melakukan perawatan maupun pengelolaan selama digunakan pada hajatan olahraga akbar empat tahunan itu. Venue-venue tersebut nantinya akan dikembalikan kepada pemerintah provinsi pasca pelaksanaan PON XX.

“Jadi kalau sudah diserahkan kepada kami, perawatan dan pengelolaannya akan menjadi tugas dan wewenang PB PON, terhitung dari bulan Agustus sampai dengan selesainya PON. Setelah perhelatan PON baru akan dikembalikan lagi,” pungkas Wonda. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top