Follow our news chanel

Previous
Next

Virus corona semakin meluas di dunia

Ilustrasi sebaran virus corona di China. -Tempo.co
Virus corona semakin meluas di dunia 1 i Papua
Ilustrasi sebaran virus corona di China. -Tempo.co

Salah satu pasien, yang terbukti positif mengidap COVID-19 di Kota terbesar Pakistan Karachi, menghabiskan tiga hari di Kota Suci Qom di Iran

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Karachi, Jubi – Virus coroba menular semakin meluas ke dunia, kali ini ditemukan di sejumlah negara timur tengah. Termasuk Pakistan yang menemukan dua kasus pertama virus corona, pada pasien yang baru saja pulang dari Iran.

Salah satu pasien, yang terbukti positif mengidap COVID-19 di Kota terbesar Pakistan Karachi, menghabiskan tiga hari di Kota Suci Qom di Iran bersama dengan kelompoknya, yang terdiri atas 28 peziarah, sebelum kembali pada 20 Februari.

“Kami mendapati anggota lain dari kelompok tersebut sehingga mereka dapat ditempatkan di ruang isolasi,” kata penasihat kepala menteri provinsi Sindh, Murtaza Wahab, Rabu, (26/2/2020).

Baca juga : Afghanistan temukan kasus corona

Korban jiwa akibat corona di China daratan mencapai 2.236 orang

Loading...
;

IMF sebut wabah virus corona ancam pemulihan ekonomi global

Menteri Kesehatan Zafar Mirza mengatakan kepada awak media bahwa pasien kedua, dari rumah sakit di Islamabad, juga baru tiba dari Iran.

“Kedua kasus kini sedang ditangani sesuai protokol standar klinis dan kondisi keduanya stabil. Tak perlu panik, semuanya terkendali,” kata Mirza.

Pakistan menutup perbatasannya dengan Iran pada Minggu menyusul adanya wabah di negara tetangga tersebut. Iran mencatat 19 kematian dengan 139 kasus akibat virus corona.

Sementara itu, lebih dari 200 peziarah Muslim Syiah Pakistan ditahan di fasilitas karantina darurat di perbatasan. Otoritas di kawasan perbatasan Pakistan, Balochistan, telah menutup semua lembaga pendidikan hingga 15 Maret sebagai langkah pencegahan penyebaran virus.

Sedangkan Badan Kesehatan Masyarakat Norwegia (FHI) pada Rabu kemarin mengatakan satu orang dinyatakan positif mengidap virus corona dan sedang dikarantina di rumah. Itu merupakan kasus pertama terkonfirmasi di negara tersebut.

Tercatat pasien tersebut baru kembali dari China akhir pekan lalu, namun tidak menunjukkan kalau dirinya sakit dan tampaknya tidak menularkan orang lain, demikian FHI.

“Orang ini tidak memperlihatkan gejala namun … diperiksa setibanya dari kawasan di China, tempat wabah berasal,” kata direktur FHI, Line Vold saat konferensi pers.

Jumlah infeksi baru di China, sumber wabah virus corona, untuk pertama kalinya disusul oleh orang-orang di tempat lain pada Rabu saat virus semakin menyebar ke banyak negara. Penyakit tersebut telah menginfeksi sekitar 80.000 orang dan menelan lebih dari 2.700 korban jiwa, sebagian besar di China. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top