HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Wabah DBD Kepulauan Marshall kembali renggut dua nyawa

Rumah Sakit Majuro dibanjiri dengan pasien Demam Berdarah (DBD) dalam dua bulan terakhir. – Marshall Islands Journal.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Majuro, Jubi – Dua orang di Kepulauan Marshall meninggal dunia pekan lalu di Rumah Sakit Majuro, akibat Demam Berdarah (DBD). Kejadian itu menunjukkan gawatnya wabah DBD dalam delapan bulan sejak dimulai.

Seorang anak perempuan berusia SD dari Arno, sebuah atol terpencil sekitar 15 mil dari ibu kota Majuro, dan seorang perempuan berusia 67 tahun di Majuro, menaambah jumlah korban tewas menjadi tiga orang, sejak wabah itu dimulai Juli lalu di Pulau Ebeye.

Jumlah kasus DBD yang sudah dikonfirmasikan dan masih diduga kmeningkat hingga mencapai lebih dari 2.500.

Tidak ada lagi korban meninggal dunia sejak seorang anak perempuan berusia enam tahun meninggal pada awal September saat wabah DBD dimulai di Majuro, sampai minggu lalu.

Korban yang lebih muda dari dua korban terakhir, seorang anak berusia 10 tahun, sakit DBD di Atol Arno minggu lalu dan dilarikan dengan kapal ke Majuro pada 3 Februari dalam keadaan darurat. Ia lalu meninggal di rumah sakit di Majuro pada Rabu (5/2/2020).

Malam berikutnya korban lainnya, seorang perempuan lansia yang menderita gangguan ginjal tahap akhir dan juga terkena DBD, pada saat yang bersamaan meninggal di Rumah Sakit Majuro. Pejabat Kementerian Kesehatan berkata dia meninggal karena gagal ginjal, tetapi DBD juga turut menyebabkan kematiannya. Dengan dua kematian ini, jumlah korban tewas akibat DBD menjadi tiga orang.

Loading...
;

โ€œInilah sebabnya mengapa DBD sangat berbahaya di sini dan mengapa kita sangat khawatir tentang virus corona yang baru,โ€ tutur Menteri Kesehatan, Jack Niedenthal, pada Jumat (7/2/2020).

Dia menerangkan banyak orang dewasa di negara itu yang menderita berbagai penyakit kronis, terutama diabetes, yang melemahkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit-penyakit lain.

Baca juga  Merauke terima bantuan 400 rapid test covid-19

Hingga 2 Februari, ada 2.456 kasus DBD – hampir setengah dari mereka telah diperiksa di laboratorium – telah dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan. Sebagian besar darinya, 2.111 pasien, dilaporkan di Majuro. Selain Majuro dan Ebeye, di tujuh pulau terluar di Kepulauan Marshall juga dilaporkan beberapa penderita DBD.

Jumlah laporan DBD masih terus meningkat. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada 2019, kasus demam berdarah memuncak dengan 20 diagnosis per hari pada pertengahan November, dan kemudian turun menjadi rata-rata 10 kasus setiap hari hingga Desember – menyebabkan pemerintah berpikir bahwa wabah itu telah menurun. Namun menjelang Hari Natal, jumlah pasien di Majuro kembali melonjak. Sejak Hari Tahun Baru, di Majuro telah dilaporkan 719 kasus – atau rata-rata 21 kasus setiap hari.

Pada Senin dan Selasa pekan lalu, jumlahnya meningkat drastis dengan 68 kasus tercatat dalam dua hari.

Karena jumlah DBD masih terus meningkat, Kementerian Kesehatan telah bekerja sama dengan Badan Perlindungan Lingkungan Hidup (EPA) untuk mendorong upaya pencegahan DBD di tingkat masyarakat. (RNZI)

 

Edito: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa