Wabup Jayapura: Masih ada aset pemkab yang belum diambil kembali

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, saat diwawacarai media - Jubi/Engel Wally
Wabup Jayapura: Masih ada aset pemkab yang belum diambil kembali 1 i Papua
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, saat diwawacarai media – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, pada saat pemekaran Kota Jayapura dari kantor lama di APO Kota Jayapura Jayapura ke Gunung Merah Sentani, masih ada yang belum dikuasai kembali.

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, usai membuka kegiatan sosialisasi Sensus Aset Daerah bagi Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jayapura di Sentani, Kamis (20/6/2019), mengatakan semua aset pemda didata terlebih dahulu, baik yang ada di setiap OPD maupun di luar lingkup pemda, serta yang masih berada di daerah lain.

“Aset tak bergerak seperti bangunan, lahan, tanah, yang masih ada di Kota Jayapura untuk segera didata dan ditarik kembali. Ini bukan dikuasi oleh Pemerintah Kota tetapi masyarakat di sana,” ujar Wabup Giri.

Dikatakan, aset yang dimiliki saat ini oleh Pemkab Jayapura tidak hanya sebatas sebuah kertas pengakuan sebagai legalitas, tetapi juga harus dalam bentuk fisik.

“Kita hanya kuasai selembar kertas, tetapi bentuk fisiknya dikuasai oleh pihak lain. Ini yang ditekankan kepada masing-masing OPD untuk mendata kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (DPAK) Kabupaten Jayapura, Subhan, mengatakan kegiatan Sosilisasi Sensus Aset Daerah biasa dilakukan sekali dalam lima tahun kepemimpinan seorang kepala daerah.

Loading...
;

Dengan tujuan, kata Subhan, untuk mengetahui sejauhmana atau apa saja kepemilikan aset daerah selama lima tahun kepemimpinan seorang kepala daerah tersebut.

“Nanti pada waktu sertijab, aset ini juga akan diserahkan kepada pemimpin yang baru, tetapi pemimpin hari ini dua periode maka hari ini kita sosialisasi dulu untuk pendataan,” katanya.

Menurutnya, aset Pemkab Jayapura hingga saat ini masih banyak yang belum dikuasi dengan baik. Oleh sebab itu, setelah sosialisasi ini pihaknya akan kembali mendata semua aset yang tersebar dan mengundang semua pempinan yang lalu untuk secara bersama mengulas terkait kepemilikan aset tersebut.

“Dalam waktu dekat kita akan undang beberapa mantan bupati, sekda, dan asisten setda untuk duduk bersama membicarakan aset daerah ini yang belum dikuasi kembali oleh daerah ini,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top