Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Wakil Bupati Jayapura, Papua
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat diwawancara wartawan. - Jubi/Engel Wally

Wabup Jayapura: Sebelum sambut tamu PON, masyarakat kita harus aman dulu

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro mengatakan Pemerintah Kabupaten Jayapura akan menggiatkan vaksinasi COVID-19 di tiga distrik perkotaaan, yaitu Distrik Sentani Timur, Sentani, dan Waibhu. Vaksinasi di ketiga distrik diharapkan selesai sebelum Kabupaten Jayapura menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua pada Oktober mendatang.

Hal itu disampaikan Giri Wijayantoro usai memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (12/7/2021). “Kita amankan masyarakat kita dengan vaksin terlebih dulu, sebelum menyambut tamu-tamu yang datang kesini, ” ujar Giri.

Giri menjelaskan vaksinasi COVID-19 penting karena akan meringankan gejala sakit orang yang terinfeksi virus korona. Jika terinfeksi virus korona, seseorang yang sudah pernah menerima suntikan vaksin COVID-19 akan lebih mudah diobati dan disembuhkan.

Baca juga: Mulai Rabu, warga Kabupaten Jayapura hanya bisa beraktivitas sampai jam 18.00

Oleh karena itu, Giri menyatakan semua warga ketiga distrik perkotaan harus divaksinasi, agar penyelenggaraan PON XX Papua tidak membuat timbulnya klaster baru penularan COVID-19 di Kabupaten Jayapura. “Ketika semua masyarakat sehat dan aman, maka tamu kita juga dalam keadaan baik-baik. Yang datang dalam rombongan PON XX Papua pasti sudah divaksinasi,” kata Giri.

Giri menjelaskan Pemerintah Kabupaten Jayapura mulai 14 Juli 2021 akan membatasi waktu masyarakat beraktivitas di tempat hukum. Masyarakat hanya boleh beraktivitas hingga pukul 18.00 WP.

Menurut Giri, selama masa pembantasan waktu aktivitas dari 14 Juli – 14 Agustus 2021 itu, ada tim medis di setiap tempat penyekatan yang akan memastikan apakah warga yang beraktivitas sudah menjalani vaksinasi atau belum. Setiap warga yang belum divaksinasi diberi kesempatan untuk divaksin di lokasi penyekatan, setelah didahului pemeriksaan kesehatan oleh tim.

Loading...
;

“Ada razia di setiap tempat penyekatan. [Razia itu] untuk memastikan [apakah warga] sudah vaksin atau belum, ” kata Giri.

Baca juga: Pemprov Papua Barat resmi tetapkan PPKM Darurat di Sorong dan Manokwari

Ia meminta masyarakat memiliki kesadaran untuk mendukung vaksinasi COVID-19. Giri menyatakan sosialisasi vaksin juga akan terus dilakukan dengan melibatkan petugas medis dan tokoh adat, agar masyarakat mau menjalani vaksinasi.

“Semua dilakukan demi kepentingan dan kesehatan masyarakat. Angka positif COVID-19 di daerah ini terus meningkat. Sudah jadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan mencegah penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie menyatakan antusiasme warga mengikuti vaksinasi semakin meningkat. “Antusias warga semakin meningkat. Dalam beberapa hari ini, [peserta] vaksin tahap pertama mencapai 1.125 orang, dan tahap kedua mencapai 65 orang. Kami berharap antusiasme warga terus meningkat, secara khusus orang lanjut usia dan juga orang berusia 18 ke atas, agar dapat mengikuti vaksin, ” ucapnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Scroll to Top