Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Wagub Papua akan evaluasi upaya pencegahan corona 

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.- Jubi/Alex
Wagub Papua akan evaluasi upaya pencegahan corona  1 i Papua
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.- Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal akan mengevaluasi upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Papua. Evaluasi itu akan dilakukan melalui rapat yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan pada Selasa (17/3/2020).

Tinal menyatakan Pemerintah Provinsi Papua telah membentuk Satuan Tugas Cegah Corona (Satgas Corona) yang melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan pencegahan penyebaran virus Corona. Tinal menyatakan rapat pada Selasa akan mengevaluasi apa saja upaya pencegahan yang telah dijalankan Satgas Corona.

“Soal instruksi Gubernur tetap akan dikeluarkan. Untuk itu, besok [Selasa) kami akan rapat untuk cek semua upaya yang sudah dilakukan selama ini,” kata Tinal di Jayapura, Senin (16/3/2020).

Pada Rabu (17/3/2020) Pemerintah Provinsi Papua akan mengundang seluruh bupati dan wali kota di Papua, untuk meminta laporan perkembangan pencegahan penyebaran virus Corona di wilayahnya masing-masing. “Saya ingin ada satu gerakan dan instruksi yang sama untuk mencegah penyebaran virus corona di Papua,” ujar Tinal.

Tinal meminta seluruh bupati dan wali kota di Papua menghadiri pertemuan pada Rabu pekan ini, dan tidak mewakilkan kehadiran mereka kepada staf. “Rakyat ini milik bupati dan wali kota. Kami minta mereka bisa bersama-sama Pemerintah Provinsi Papua menanggulangi ataupun mencegah virus ini masuk ke Papua,” tegasnya.

Saat ditanya soal kemungkinan Pemerintah Provinsi Papua meliburkan sekolah di Papua, Tinal menyatakan pihaknya terus secara intens memantau perkembangan penanganan wabah Corona di Papua. Jika wabah itu semakin memburuk, Tinal menegaskan pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah ekstrem untuk menjamin keselamatan dan kepentingan rakyatnya.

Loading...
;

“Yang paling ekstrim itu lockdown. Kedua, membatasi aktivitas masyarakat. Nanti kami akan evaluasi perkembangan virus ini. Pemerintah demi kepentingan masyarakat tetap akan fleksibel dan mengambil langkah-langkah terbaik,” kata Tinal.

Secara terpisah, Kepala Biro Hukum Provinsi Papua Derek Hegemur mengatakan surat atau instruksi gubernur soal pembatasan WNI dan pelarangan WNA berkunjung ke Papua masih dimatangkan. “Hari ini kami ada rapat, nanti dalam rapat baru kami akan putuskan itu,”  kata Hegemur pada Senin.  (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top