Wagub Papua: Tidak ada PSBB di Papua

Pandemi Covid-19 Papua
Suasana rapat evaluasi penanganan dan pencegahan Covid-19. - Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Meskipun angka kasus Covid-19 di Bumi Cenderawasih terus bertambah, Pemerintah Provinsi Papua tidak merencanakan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Dengan angka kasus Covid-19 yang telah hampir mencapai 6.000 kasus, Pemerintah Provinsi Papua tetap melanjutkan kebijakan adaptasi kenormalan baru atau new normal.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal usai memimpin rapat evaluasi penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kota Jayapura, Selasa (29/9/2020). Tinal menyatakan pertambahan kasus Covid-19 di Papua terjadi karena transmisi lokal, atau penularan di antara sesama warga yang tinggal di Papua, sehingga tidak bisa diatasi dengan penutupan akses menuju dan dari Papua.

Tinal menyatakan kunci untuk memutus rantai penularan lokal virus korona di Papua adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. “Jadi tidak ada PSBB di Papua, kami tetap pada kebijakan awal, yakni adaptasi new normal. Untuk itu, kami kembalikan semua kebijakan kepada pemerintah kabupaten/kota,” kata Tinal sesuai rapat itu.

Baca juga: PBB sebut kematian akibat Covid-19 di dunia melewati 1 juta jiwa

Ia mengimbau 29 kepala daerah kabupaten/kota di Papua terus mengingatkan warga mereka untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Kita harus jadi pemimpin yang baik kepada masyarakat. Artinya, kita harus bisa memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa Covid ini ada dan bahaya,” ujarnya.

Tinal juga meminta setiap pemerintah daerah, khususnya pemerintah kabupaten di wilayah pegunungan tengah Papua, bisa mengontrol setiap pintu atau akses masuk ke wilayah mereka. Pengawasan pergerakan orang antar kabupaten/kota di Papua dinilai penting, karena penularan virus korona di antara sesama warga Papua semakin tinggi.

“Kami juga minta ke Satgas [Covid-19 Papua] perhatikan transportasi. Jangan ada [yang] mengambil keuntungan di tengah wabah Covid-19 tanpa memperhatikan protokol kesehatan,” katanya. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top