Walhi minta pengusutan pembalakan hutan lindung Simalungun

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Medan, Jubi – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, Sumatera Utara minta Dinas Kehutanan dan Polda Sumut mengusut pembalakan liar di kawasan hutan lindung Sitahoan, Desa Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun.

"Penebangan hutan secara ilegal itu dapat menimbulkan bahaya longsor dan dapat mengancam keselamatan warga yang berada di daerah tersebut," kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut, Dana Prima Tarigan, Rabu, (28/11/2018).

Tidak hanya merusak lingkungan, Dana juga menyebut pembalakan liar mengakibatkan gundulnya kawasan itu.

"Hutan lindung Sitahoan harus diselamatkan dari aksi illegal logging yang merugikan negara," ujar Dana menambahkan.

Aksi pembalakan itu dilakukan menggunakan gergaji mesin dan diangkut alat berat dan diduga dikordinasikan oleh kelompok mafia yang mencari keuntungan dari hutan lindung yang berada di wilayah Kabupaten Simalungun.

Bahkan ia menyebutkan ada dugaan oknum penegak hukum dan aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat melindungi penebangan hutan tersebut.

Loading...
;

Pengamatan di lokasi yang berada di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, area sekitar pinggiran tanah yang seharusnya berdiri pohon-pohon, terlihat gundul. Seorang pekerja bermarga Zebua, mengaku bertugas menebang pohon menggunakan mesin pemotong gergaji dan mengangkut kayunya pakai alat berat.

Sejumlah warga sekitar, di antaranya marga Sinaga mengatakan, pengangkutan kayu berlangsung mulai siang sampai malam hari dengan colt diesel.

Kasie Perlindungan Hutan Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah II Pematangsiantar Dinas Kehutanan Pemprov Sumatera Utara, Sukendar Purba, Selasa (27/11) mempertanyakan koordinat kawasan hutan yang ditebangi tersebut.

Ia mengatakan pernah menangkap pelaku pencurian kayu di kawasan hutan lindung Sitahoan tersebut. (*) 
 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top