Follow our news chanel

Previous
Next

Walhi Tuding petugas medis bakar APD Covid-10 dekat pemakaman adat

Ilustrasi APD untuk perawatan pasien Covid-19 - Pexels.com.

Papua No.1 News Portal

Jakarta, Jubi –  Pembakaran Alat Pelindung Diri (APD)  di area Pemakaman adat Bantik, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara menuai kecaman dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Diduga pembakaran limbah itu dilakukan oleh tim petugas penanganan virus Covid-19 dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou, Manado.

“Proses yang terjadi saat ini yang kami lihat di lapangan bahwa memang jelas melanggar peraturan lingkungan hidup dan melanggar UU Persampahan nomor 18 tahun 2008 pasal 29 ayat 1B,” kata Direktur Eksekutif Walhi Sulawesi Utara, Theo Runtuwene Jumat (7/8/2020).

Baca juga : Pesawat MAF yang diterbangkan Joyce Lin mengangkut alat rapid test Covid-19

Selamatkan lingkungan, Walhi Papua bekerjasama dengan Uncen

Walhi desak jurnalis Mongabay, Philip Jacobson, dibebaskan

Theo menilai seharusnya Rumah Sakit seharusnya mengacu pada Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S.167/MENLHK/PSLB3/PLB.3/3/2020 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah B3 Medis pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Darurat Covid-19.

Loading...
;

“Tidak hanya bicara soal APD, tetapi semua sampah yang dibakar secara sembarangan, itu melanggar peraturan persampahan,” kata Theo menambahkan.

Walhi berencana melayangkan surat protes ke manajemen dan pimpinan RSUP Kandou dan minta agar pembakaran limbah APD itu tak dilanjutkan secara sembarangan.

Kabid Medik dan keperawatan RSUP Kandou, Handry Takasenseran membantah ada pegawai RSUP Kandou membakar APD di dekat makam.

“Secara tegas saya nyatakan disini, bahwa itu bukan APD milik RSUP Kandou dan bukan petugas RSUP Kandou,”  kata Handry.

Ia mengaku selama ini telah mematuhi pemusnahan limbah APD sesuai protokol kesehatan Covid-19 dan sesuai anjuran Pemerintah.

“Petugas dari RSUP Kandou yaitu sopir jenazah. Setelah proses penyerahan jenazah selesai, sopir ini dia langsung balik kembali ke Rumah Sakit dengan masih menggunakan APD lengkap,” katanya. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top