HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Wali kota di China dicopot dengan tuduhan menghambat pengiriman masker

Ilustrasi, ASD dipecat – Jubi/Goggle Images

Pemecatan juga dilakukan terhadap Ketua Partai Komunis Cabang Kota Dali Gao Zhihong. Dua pengurus CPC Kota Dali dan tiga pengurus di bawahnya dikenai sanksi peringatan keras dari internal partai penguasa di China itu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Wali Kota Dali, Provinsi Yunnan, China, Du Shugan, dan wakilnya Lou Zenghui, dicopot dari jabatannya karena dianggap menghambat pengiriman masker untuk mencegah penularan wabah virus corona jenis baru atau COVID-19.

Keputusan Komisi Disiplin Partai Komunis China Wilayah Provinsi Yunnan menyatakan pemecatan juga dilakukan terhadap Ketua Partai Komunis Cabang Kota Dali Gao Zhihong. Dua pengurus CPC Kota Dali dan tiga pengurus di bawahnya dikenai sanksi peringatan keras dari internal partai penguasa di China itu.

Baca juga : Afghanistan temukan kasus corona

Korban jiwa akibat corona di China daratan mencapai 2.236 orang

Korban jiwa akibat corona merambah ke sejumlah negara

Loading...
;

 

Tercatat masker yang hendak dikirim ke Kota Chongqing, sebuah kota setingkat provinsi yang bertetangga dengan Provinsi Yunnan dicegat oleh para pelaku saat transit di Kota Dali.

Pencegatan itu memicu kecaman di seantero daratan China sebagaimana laporan media resmi setempat.

Pihak Pemerintah Kota Dali sempat meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan jajaran pejabat utamanya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Dali Yang Yanchi terlebih dahulu dipecat atas kasus tersebut pada 6 Februari lalu.

Sejak virus yang menyerang paru-paru tersebut merebak di China, masker menjadi barang yang langka dan mahal harganya. Pemerintah pusat telah memperingatkan sejumlah pihak, termasuk apotek, untuk tidak memanfaatkan situasi tersebut dengan menaikkan harga jual masker.

Komite Sentral CPC juga tidak segan-segan memberikan sanksi yang tegas kepada pihak-pihak yang dengan sengaja menghambat upaya pengendalian dan pencegahan wabah COVID-19.

Sampai berita ini diturunkan jumlah orang yang terkonfirmasi terpapar COVID-19 di China mencapai angka 77.658. Dari jumlah itu, sebanyak 2.663 orang meninggal dunia dan 27.323 lainnya dinyatakan sembuh. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top