Follow our news chanel

Wamen PUPR harap pengerjaan ruko di Wamena selesai tepat waktu

Wakil Menteri PUPR, Wempi Wetipo, saat meninjau salah satu pertokoan yang masih penuh dengan puing-puing kendaraan yang terbakar. -Jubi/Islami
Wamen PUPR harap pengerjaan ruko di Wamena selesai tepat waktu 1 i Papua
Wakil Menteri PUPR, Wempi Wetipo, saat meninjau salah satu pertokoan yang masih penuh dengan puing-puing kendaraan yang terbakar. -Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Wempi Wetipo, Jumat (7/2/2020), mengunjungi Jayawijaya untuk mengecek progres pembangunan maupun rekonstruksi pertokoan di Wamena dan sekitar pascarusuh.

Menurut Wempi Wetipo, melihat perkembangan pengerjaan, diharapkan akan sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi yang menargetkan pengerjaan ruko selesai April 2020.

“Dengan melihat progres pengerjaan oleh Gapensi dan kontraktor asli Papua sejauh ini, saya yakin sebelum April 2020 pasti akan tuntas,” kata Wetipo.

Meski begitu kata Wetipo, jika nantinya ada kendala di lapangan, kementerian berharap pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Jayawijaya dapat menyurat ke pusat, untuk meminta perpanjangan tanggap darurat.

“Setidaknya hal ini juga dapat membantu kita untuk bisa melihat progres ke depan, sehingga bisa saja pengerjaannya lewat dari April, tetapi saya harap sesuai dengan target,” katanya.

Ia melihat kendala yang ada saat ini di lapangan, terkait pembersihan puing-puing kebakaran baik itu kendaraan maupun pintu-pintu pertokoan, yang entah mau dibuang ke mana.

Loading...
;

“Tanpa kita geser puing-puing ini, tidak mungkin pekerjaan akan tuntas. Saya harap juga dukungan pemerintah daerah, mari sinergi, karena kita mau pulihkan ekonomi secara bersama-sama, supaya kita kembalikan Wamena seperti dulu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jayawijaya, Fred Huby, mengatakan setelah kunjungan Wakil Menteri PUPR ke sejumlah lokasi, dilanjutkan pertemuan dengan seluruh kontraktor asli Papua yang menangani pembangunan ruko serta masyarakat.

Dalam pertemuan itu, kata Fred Huby, disepakati untuk puing-puing sisa kebakaran, akan ditampung sementara di wilayah Megapura, Distrik Asolokobal.

“Di Megapura ini hanya bersifat dititipkan sementara, dimana Bupati Jayawijaya juga sudah sampaikan jika puing-puing ini akan dijadikan besi tua, dan akan dikirim ke luar Wamena. Ada [bangkai] mobil di atas 100 unit dan motor lebih dari 300 unit,” kata Huby.

Saat rapat, kata Fred Huby, permintaan itu harus dikomunikasikan pula dengan LMA distrik setempat, karena terkait dengan budaya bila mengangkat puing berarti membawa kembali apa sudah terjadi.

“Sehingga kita berusaha berkoordinasi dengan LMA di sana, supaya puing-puing ini bisa diantar ke sana,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top