HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Wamen PUPR minta permukiman warga di Stadion Papua Bangkit segera direlokasi

Para pekerja sedang membangun kolam renang pemanasan yang menjadi bagian dari arena akuatik PON XX Papua 2020. - Jubi/Alex
Wamen PUPR minta permukiman warga di Stadion Papua Bangkit segera direlokasi 1 i Papua
Para pekerja sedang membangun kolam renang pemanasan yang menjadi bagian dari arena akuatik PON XX Papua 2020. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR, John Wempi Wetip meminta Pemerintah Provinsi Papua segera merelokasi permukiman warga di kawasan Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. Relokasi itu harus dilakukan agar penataan kawasan itu bisa rampung sebelum Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2020 digelar.

“Kurang lebih ada sekitar 23 rumah. Mari kita tuntaskan bersama, karena penataan kawasan ini secara keseluruhan tidak bisa kita lakukan kalau masih ada penduduk yang bermukim di kawasan itu,” kata Wetipo saat meninjau pembangunan arena akuatik di Jayapura, Jumat (7/2/2020).

Wamen PUPR minta permukiman warga di Stadion Papua Bangkit segera direlokasi 2 i Papua

Wetipo mengajak Pemerintah Provinsi Papua dan Panitia Besar (PB) PON untuk duduk bersama membahas penataan kawasan Stadion Papua Bangkit (Spaba). “Kalau kita bicara soal infrastruktur stadion utamanya sudah jadi, istora dan akuatik sudah 80 persen pengerjaannya. Penataan kawasan Spaba harus tuntas sebelum pelaksanaan PON,” ujarnya.

Soal arena akuatik, Wetipo menyatakan proses pembangunan arena itu sudah lebih cepat dibandingkan jadwal kerjanya. Dengan demikian, arena akuatik itu akan selesai dibangun lebih cepat dibandingkan tenggat di dalam kontrak kerjanya, yaitu Juli 2020.

Wetipo juga memastikan pembangunan Istora akan selesai dikerjakan pada akhir Juni 2020. “Setelah itu kami akan fokus pada penataan kawasan,” sambungnya.

Saat ditanya soal Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2020 tentang Percepatan Dukungan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua, Wetipo menjelaskan prosesnya masih dalam tahapan penetapan menteri. Ia berharap proses itu akan segera selesai, agar arena sepatu roda, panahan, dan dayung bisa dibangun.

“Sebenarnya biayanya untuk membangun venue sudah ada. Totalnya Rp135 miliar untuk tiga venue itu. Akan tetapi, kami menunggu Inpres dulu, karena jangan kita salah melangkah kemudian ada masalah. Nah kita harus menunggu inpres itu dulu keluar baru tiga wenue bisa dikerjakan,” jelasnya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top