Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Wapres: Penambahan pasukan di Papua hanya sementara

Ilustrasi pemekaran Papua- dok Jubi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Rabu – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan penambahan pasukan militer ke Papua bersifat sementara dalam penyelesaian konflik di Papua. Ma’ruf menyatakan konflik di Papua akan diselesaikan dengan peningkatan kesejahteraan orang Papua melalui pemekaran dan pembentukan daerah otonom baru.

Hal itu dinyatakan Ma’ruf Amin di Jakarta pada Rabu (29/1/2020). Menurutnya, penambahan tentara itu dilakukan karena ada kondisi mendesak yang mengharuskan Pemerintah meningkatkan keamanan.

Akan tetami, demikian menurut Ma’ruf, pemerintah tidak akan menggunakan pendekatan keamanan untuk menyelesaikan masalah Papua. “Pendekatan keamanan ini kan bukan dijadikan pilihan untuk menyelesaikan. Cuma, karena ada situasi yang khusus, yakni terganggunya keamanan. Maka sementara memang harus dilakukan dengan cara pengamanan, tapi sifatnya sementara,” kata Ma’ruf sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara, Rabu.

Ma’ruf menyatakan pihaknya lebih mengutamakan upaya mewujudkan kesejahteraan untuk menyelesaikan masalah Papua. Peningkatan kesejahteraan di Papua akan dilakuan lewat pembangunan fisik berupa jalan dan infrastruktur, maupun pembangunan non-fisik berupa peningkatan pendidikan dan kualitas SDM.

“Jadi [militer] hanya sementara, itu bukan penyelesaian secara menyeluruh. Maka apabila situasinya kondusif, maka [pendekatan] keamanan ini akan ditarik. Jadi, penanganan Papua tetap pendekatannya adalah kesejahteraan,” tegas Ma’ruf.

Ma’ruf yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) itu mendalilkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua akan dicapai dengan memekarkan daerah otonom baru (DOB) di Papua. Oleh karena itu, pemekaran di Papua tetap akan dilakukan, kendati secara nasional pemerintah tengah memoratorium pemekaran daerah.

Loading...
;

Ma’ruf menyatakan keinginan untuk memekarkan Papua muncul sejak lama. Pemerintah mempertimbangkan pemekaran tersebut sebagai upaya untuk memeratakan kesejahteraan masyarakat di Papua.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top