Follow our news chanel

Previous
Next

Warga 100 kampung di Kabupaten Jayapura masih BAB sembarangan

Anak-anak sekolah yang dilatih mencuci tangan dengan sabun - Jubi/Engel Wally
Warga 100 kampung di Kabupaten Jayapura masih BAB sembarangan 1 i Papua
Anak-anak sekolah yang dilatih mencuci tangan dengan sabun – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan (KaDinkes) Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, mengatakan ada 100 kampung di Kabupaten Jayapura yang masyarakatnya masih buang air besar (BAB) secara sembarangan.

“Ada 42 kampung sudah stop buang air besar sembarangan, sementara sebagian besar kampung di sini masih harus dipacu untuk stop buang air besar sembarangan,” ujar Khairul Lie, saat ditemui di Sentani, Jumat (13/9/2019).

Dikatakan, ada banyak persoalan yang dihadapi oleh Dinkes Kabupaten Jayapura dalam menghadapi masyarakat. Ada yang memang tidak mempunyai jamban dan terbiasa BAB di alam bebas. Ada juga yang punya jamban tetapi tidak memiliki air bersih.

Menurutnya, untuk yang sudah memiliki jamban tetapi tidak memiliki air bersih maka laporan ini menjadi tugas dinas terkait untuk menyiapkan fasilitas dan sarana air bersih.

“Kendala seperti ini sudah menjadi ceritera klasik bagi kami. Ada kampung yang sudah punya air bersih tapi masih dipalang. Akhirnya, masyarakat yang sudah punya jamban akan kembali lagi buang air besar di alam bebas,” katanya.

Lanjut Khairul, dampak langsungnya adalah kasus penyakit diare akan meningkat. Faktor di sekitar yang mungkin saja tidak disadari melalui makanan atau buah yang langsung dimakan.

Loading...
;

“Langkah yang terus kita ambil adalah perencanaan dan program yang sudah kita bahas dan tetapkan ini akan terus dikawal dan dilaksanakan di setiap kampung maupun pada tingkatan distrik. Selain itu ajakan dan sosialisasi yang rutin kami lakukan di sekolah seperti cuci tangan dengan sabun, di gereja maupun di sela-sela kegiatan kader posyandu akan berdampak secara perlahan,” katanya.

Sementara itu, Yosua Yarona, tokoh masyarakat setempat, mengatakan sosialisasi yang dilakukan Dinkes Kabupaten Jayapura terkait stop BAB sudah dikampanyekan kepada masyarakat luas terutama di kampung-kampung sudah sejak lama.

“Kampanye awal kita lakukan penandatanganan komitmen bersama dengan pemerintah daerah yang telah menyediakan fasilitas penunjang seperti jamban, kakus, dan air bersih. Beberapa kampung sudah berjalan dengan baik, tetapi masih ada banyak kampung yang terbawa kebiasaan dan tidak memahami pentingnya kesehatan bagi mereka sendiri sehingga tetap saja dengan buang air besar di sungai, kebun, atau di hutan-hutan,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top