Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Warga antusias bertanya di layanan call center Covid-19 Kota Jayapura

Warga antusias bertanya di layanan call center Covid-19 Kota Jayapura 1 i Papua
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari saat menunjukkan layanan call center Covid-19 Kota Jayapura. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengaku warga antusias bertanya melalui layanan call center tim tanggap Covid-19 atau corona virus, yang dibuka sejak 17 Maret 2020.

“Sama ibu saja dalam sehari warga yang bertanya melalui telepon bisa 10 orang. Ibu balas melalui WhatsApp. Belum lagi sama teman-teman dokter yang lain. Kami melibatkan dokter dan perawat profesional,” ujar Ni Nyoman ditemui usai membagikan masker dan hand sanitizer gratis di terminal PTC Entrop, Jumat (20/3/2020).

Warga antusias bertanya di layanan call center Covid-19 Kota Jayapura 2 i Papua

Dikatakan Ni Nyoman, layanan call center yang dibuka selama 24 jam tersebut dihadirkan untuk masyarakat yang membutuhkan informasi atau perkembangan Covid-19 dan edukasi terkait pencegahannya.

“Banyak yang bertanya apa saja tentang corona dan pencegahannya. Misalnya, ciri-ciri corona dan bagaimana menanganinya. Ada juga menanyakan cara menyembuhkan sakit batuk dan pilek, ada yang sedang menyusui bertanya bagaimana cara mengatasinya. Ada yang bertanya bagaimana menggunakan disinfektan dan cara membuatnya,” ujar Ni Nyoman.

Selain informasi dan edukasi terkait Covid-19, dikatakan Ni Nyoman, warga juga meminta agar di lingkungannya disemprot disinfektan.

“Bisa menghungi nomor layanan cal center tim tanggap Covid-19 kami di 081344096687 atau 082197837678. Cukup di telepon atau di WA, kami yang dokter menjawab,” jelas Ni Nyoman.

Loading...
;

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan setiap rumah sakit di Kota Jayapura harus menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat perkembangan Covid-19.

“Jangan disembunyikan supaya kita bisa tahu, apakah orang dalam pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Perawatan (PDP). Harus secara transparan disampaikan kepada masyarakat,” jelas Tomi Mano. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top