HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Warga belum sadar buang sampah, ini kata pegiat lingkungan di Nabire

Warga belum sadar buang sampah, ini kata pegiat lingkungan di Nabire 1 i Papua
Sampah buangan warga di jalur hijau – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Pemkab Nabire melalui Distrik Nabire telah menyediakan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) kepada warganya. Tiap kelurahan mendapatkan TPS yang tersebar di beberapa titik. Belum bisa menyadarkan warga untuk meletakkan sampah pada tempatnya.

Komunitas Peduli Nabire (Kopena) sebagai komunitas yang bergerak dalam memerangi sampah di daerah ini menyoroti kebiasaan warga yang sembarang membuang sampah. Selain warga belum sadar lingkungan bersih, aparat kelurahan diminta harus tegas terhadap warganya.

Warga belum sadar buang sampah, ini kata pegiat lingkungan di Nabire 2 i Papua

Pembina Kopena, Kurios B Duwiri menuturkan, warga kurang sadar akan kebersihan lingkungan dan masih sering membuang sampah di jalur hijau atau dimana pun semaunya. Sampah di dalam karung atau kantong plastik akan terlihat di pagi hari.

“Padahal sudah ada tempat sampah yang disediakan,” ujar Kurios kepada Jubi di Nabire, Minggu . (6/10/2019).

Menurutnya, ada saja warga dengan seenaknya menaruh sampah. Terutama pada malam hari.
“Ini mereka biasa taruh malam, kami heran dengan kebiasaan semacam ini. Kan sudah ada tempatnya, taruh di sana apa susahnya,” kesal Duwiri.

Ia bilang, sampah – sampah tersebut berasal dari sampah rumah tangga. Hal ini menandakan bahwa warga Nabire belum sadar bahkan tidak peduli dengan kebersihan lingkungannya.

Loading...
;

Terpisah, Ketua Komunitas Amoye, Bentot Yatipai menambahkan respons masyarakat tentang peduli lingkungan sangat minim, terbukti dengan sampah yang di buang tidak pada tempatnya. Sehingga, butuh aktor penggerak gunanya menyadarkan warga.

“Warga masih belum sadar, harus ada aktor yang menggerakan mereka,” ujarnya.

Kata Yatipai, aktor di maksud adalag aparat kelurahan termasuk ketua RT/RWnya di masing – masing kelurahan. Bahkan bagi Yatipai, untuk mencapai Nabire yang sehat dan bersih dari sampah tidak harus dilandasi ketergantungan terhadap petugas kebersihan saja.

“Jadi semua elemen masyarakat harus bergerak bersama, dimulai dari kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Lalu harus ada ketegasan berupa arahan dari ketua – ketua RT dan Lurahnya,” kata Bentot.(*)

Editor: Syam Terrajana

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa