Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Warga daerah ini resah dengan kemunculan kawanan harimau

harimau
IIustrasi, pixabay.com
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Arosuka, Jubi– Warga Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat kembali diresahkan munculnya kawanan Harimau Sumatera di kawasan ladang pertanian. Kawanan harimau  muncul di area perladangan masyarakat dekat hutan Rimbo Singo-singo pada Minggu (7/6/2020). setelah beberapa waktu sempat menghilang.

“Jika beberapa waktu lalu kawanan harimau terlihat berjumlah tiga ekor, kali ini hanya dua ekor yakni harimau dewasa dan satu ekor anak harimau,” kata Wali Nagari Gantung Ciri, Hendri Yuda Senin (8/6/2020) malam.

Baca juga : BBKSDA : informasi munculnya harimau di Pelalawan hoaks

Warga daerah ini resah dengan kemunculan kawanan harimau 1 i Papua

Populasi harimau di Sumatera selatan tinggal 17 ekor

Warga Siak menduga harimau telah memangsa hewan peliharaan

Ia menyebutkan pada Minggu (7/6/2020) sekitar pukul 14.00 WIB, ada warga yang melihat harimau di kawasan perladangan warga di Limpauang, Jorong Baringin, Nagari Gantung Ciri. Warga yang khawatir terjadi sesuatu memilih kembali dan membiarkan kawanan harimau tersebut. “Kemungkinan harimau tersebut sebelumnya juga pernah terlihat oleh warga sekitar,” kata Hendri.

Kemudian hari berikutnya Senin siang, puluhan warga bersama perangkat nagari setempat langsung melakukan upaya penghalauan. Jarak kawasan perladangan dari permukiman warga sekitar empat kilometer.

Loading...
;

Upaya penghalauan yang dilakukan warga dari pukul 14.00 WIB sampai jelang magrib pada Senin (8/6/2020). Warga berharap kawanan harimau segera masuk hutan dan warga bisa berkebun seperti biasa. “Kami melakukan penghalauan terhadap harimau bersama puluhan warga dan petugas, penghalauan dilakukan dengan membuat suara atau bunyi-bunyian dengan meriam karbit,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu meminta petugas BKSDA Sumbar mengevakuasi ketiga harimau yang bisa membahayakan warga tersebut.

“Kemarin kami bersama tim juga sudah meninjau lokasi bersama petugas. Ini sudah sangat mengkhawatirkan, kami minta pihak terkait memprioritaskan evakuasi harimau dari sekitar kawasan perladangan warga,” ujar Firman

Ia minta warga tetap waspada dengan kemunculan harimau yang memang belum terlacak keberadaannya.  “Tetap berhati-hati sebelum harimau tersebut tertangkap dan dikembalikan ke habitatnya atau kebun binatang oleh pihak terkait,” katanya.

Tercatat pada pertengahan Mei 2020, enam warga Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat terjebak di hutan ladang masyarakat Rimbo Singo-Singo, Jorong Baringin, Nagari Gantung Ciri, karena terhadang tiga Harimau Sumatera yang akhirnya berhasil dievakuasi. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top