Warga di sejumlah daerah menyerang aparat saat penertiban PPKM Darurat

Papua
Ilustrasi tindak kekerasan - Pixabay.com.

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi  – Tercatat warga melawan bahkan menyerang aparat saat penertiban pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali. Di Jawa Timur, Sabtu (10/7/2021), puluhan warga menyerang petugas yang melakukan patroli protokol kesehatan di Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur saat petugas menemukan satu warung yang masih buka melebihi ketentuan jam malam.

“Warga melawan saat petugas memberikan sanksi penyitaan KTP dan tabung LPG 3 kilogram di warung tersebut,” kata seorang relawan Covid-19, Rizaldi, Minggu (11/7/2021) kemarin.

Baca juga : Daerah ini minta perusahaan tak PHK saat pemberlakuan PPKM Darurat

Daerah ini copot lurah yang pelanggar PPKM darurat

Kebijakan PPKM darurat, DKI Jakarta ancam sanksi berat pelanggar

Loading...
;

Sanksi itu menimbulkan reaksipuluhan warga yang menolak dengan meneriaki petugas dengan kata-kata kasar. Mereka bahkan melempar dan menyerang mobil operasional petugas. Warga lain juga langsung mengerubuti petugas hingga mengakibakan aksi saling dorong.

Petugas gabungan dari unsur TNI-Polri dan Satpol PP tak dapat berbuat banyak. Mereka kalah jumlah, sehingga memutuskan untuk mundur. Rizaldi bahkan mengaku dirinya mendapat pukulan di kepala saat peristiwa terjadi. “Saya sempat dipukul mas, ditendang karena di belakang mobil petugas,” kata Rizaldi menambahkan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum menjelaskan peristiwa pengeroyokan itu mengakibatkan dua mobil petugas protokol kesehatan rusak. Berdasarkan kronologi kejadian versi aparat, kaca mobil diduga pecah karena dihantam benda dengan material besi.

Selain itu, beberapa kaca bagian belakang juga retak dan berlubang akibat lemparan batu. Polisi menangkap seorang yang diduga provokator.

Kericuhan selama penertiban PPKM Darurat juga terjadi sejak berlaku awal 2021. Saat sejumlah pedagang di Pasar Klitikan, Notoharjo, Solo sempat mengintimidasi petugas Satpol PP yang melakukan penertiban PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021). Saat itu para pedagang yang membuka lapak di depan pasar, diminta menutup kegiatan jual-belinya karena melanggar aturan. Namunpara pedagang menolak dan terlibat cekcok dengan petugas.

Satpol PP pun melaporkan insiden itu kepada polisi. Polisi kini tengah menyelidiki pihak yang diduga menghalang-halangi tugas aparat selama bertindak dan penanganan pandemi.

Penolakan saat hari pertama PPKM Darurat juga terjadi di pertigaan Lampiri, Kalimalang, Jakarta Timur. Titik yang menjadi perbatasan antara Bekasi ke Jakarta itu dipadati pemotor yang menolak disekat oleh petugas.

Mereka berdebat dengan aparat yang berjaga dan membuat kemacetan yang sangat panjang. Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi kala itu, ada pengendara yang tampak berusaha menembus pos penyekatan dan tidak terima diminta putarbalik.

Aksi saling tantang pun terjadi hingga beberapa motor yang memacu lajunya menyerempet dinding trotoar. Petugas yang berjaga terlibat cekcok bahkan terlihat hingga salah seorang polisi melempar batu ke arah pemotor.

Warga juga sontak meneriaki dan bunyi klakson yang saling bersahut-sahutan tak terhindarkan. Polisi bahkan sampai membuka titik sekat untuk menghentikan kericuhan dan mengurai kemacetan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top