Follow our news chanel

Previous
Next

Warga Kabupaten Manokwari diminta tak asal sebar informasi

Kepala Dinas Persandian, Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Manokwari, Bondan Santoso (kanan), bersama ketua Klasis GKI Manokwari dan tokoh Adat saat menggelar dialog interaktif untuk perangi 'hoaks' melalui siaran RRI Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).
Warga Kabupaten Manokwari diminta tak asal sebar informasi 1 i Papua
Kepala Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manokwari, Bondan Santoso (kanan), bersama ketua Klasis GKI Manokwari dan tokoh Adat saat menggelar dialog interaktif untuk perangi ‘hoaks’ melalui siaran RRI Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kepala dinas persandian komunikasi dan informatika kabupaten Manokwari, Bondan Santoso meminta masyarakat tak asal menyebarkan informasi yang diterima dari media sosial. Menurutnya, banyak informasi yang beredar melalui media sosial belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Ini realita yang kita hadapi. Konten hoaks sering kita temui melalui postingan gambar, video maupun tulisan tanpa di filter (saring) lebih dulu tapi sudah dibagikan (share),” ujarnya dalam dialog interaktif bersama tokoh agama dan tokoh adat yang digelar oleh RRI Manokwari, belum lama ini.

Ia juga meminta masyarakat untuk bijak memanfaatkan teknologi yang makin berkembang pesat. Menurutnya, jika dimanfaatkan dengan baik, teknologi justru bisa bermanfaat bagi masyarakat. Namun jika para pengguna teknologi tak bijak, maka bisa dipastikan kabar bohong (hoaks) akan semakin banyak memenuhi ruang media sosial.

Sementara, Ketua Klasis GKI Manokwari, Pdt.Yohanes Mamoribo punya pandangan yang sama. Ia menilai hoaks sebagai informasi sesat. Baginya oknum yang sengaja menyebarluaskan informasi tidak benar kepada publik melalui media sosial adalah bagian dari ‘penyesatan’.

“Hoaks itu kabar sesat. Karena tujuannya bukan untuk mendamaikan tapi memicu konflik,” tutur Mamoribo.

Ini juga disampaikan Perwakilan tokoh adat, Paul Vincen Mayor selaku Mananwir DAP Domberai. Ia  menegaskan, hoaks adalah bagian dari alat pemecah bangsa yang sengaja dimainkan oleh orang-orang tertentu. Tapi bagi dia, anak muda saat ini harus lebih cerdas dalam menggunakan media sosial.

Loading...
;

“Masyarakat adat di wilayah Domberai, saya ajak untuk lebih cerdas ketika terima informasi baik di media daring, atau di media sosial. Dipertimbangkan dulu baik-baik sebelum diteruskan. Jangan sampai kita jadi orang-orang yang ikut terjebak,”ujarnya. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top