Follow our news chanel

Warga Kota Jayapura diingatkan tak membangun di bantaran sungai

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Jayapura, Jubi – Anggota komisi bidang infrastruktur DPR Papua, Boy Markus Dawir mengingatkan warga Kota Jayapura tidak membangun di bantaran sungai.

Ia mengatakan, terserbut akan mempersempit volume sungai yang berdampak pada aliran sungai, dan saat hujan dikhawatirkan air akan meluap.

"Semua warga (Kota Jayapura) mesti memiliki kesadaran bertanggungjawab menjaga kota," kata Boy Dawir akhir pekan kemarin.

Katanya, beberapa titik di wilayah Kota Jayapura banjir, terutama daerah yang merupakan resapan air atau area di sekitar aliran sungai, sering banjir saat hujan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Jayapura perlu mengawasi dan menertibkan jika ditemukan ada warga yang membangun di sekitar bantaran sungai.

"Harus memikirkan kondisi jangka panjang di kota ini (Kota Jayapura). Semua pihak bertanggungjawab menjaganya, terutama warga kota," ujarnya.

Loading...
;

Beberapa waktu lalu Boy Dawir menghentikan pembangunan talud oleh warga di bantaran Sungai Hanyaan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, karena kebetulan ia tinggal di sekitar wilayah itu (Sungai Hanyaan).

"Saat itu pekerja sudah mulai menancapkan besi di bantaran sungai. Saya minta dihentikan karena akan mempersempit aliran sungai," ucapnya.

Salah seorang warga Kota Jayapura, Efraim Siapuk (47 tahun) mengatakan, selain membangun di bantaran sungai, salah satu masalah lain yang diduga penyebab banjir pada beberapa titik di Kota Jayapura saat hujan yakni saluran air (drainase) yang tak berfungsi maksimal.

"Itu diakibatkan banyaknya sampah, terutama botol plastik yang menyumbat saluran air, karena kesadaran warga masih minim," kata Efraim Siapuk.

Menurutnya, mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di Kota Jayapura, bukan hanya tugas pemerintah, diperlukan kesadaran masyarakat, terutama tidak membuang pada sembarang tempat.

Katanya, apa pun upaya pemerintah kalau warga tak memiliki kesadaran, akan sulit. Misalnya saja kini Pemkot Jayapura telah menerbitkan Perda tentang sanksi untuk warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya, serta tak sesuai waktu yang ditentukan (pukul 18.00 WP-04.00 WP), namun masih banyak warga yang tidak mematuhi. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top