Follow our news chanel

Warga Kuu Raya ini ditetapkan sebagai tersangka pembakar lahan

Ilustrasi, asap kebakaran hutan, pixabay.com
Warga Kuu Raya  ini ditetapkan sebagai tersangka pembakar lahan 1 i Papua
Ilustrasi, asap kebakaran hutan, pixabay.com

“Tersangka diduga secara sengaja membakar lahan untuk memperluas kebun kelapa sawit

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Pontianak, Jubi – Polresta Pontianak, Kalimantan Barat menetapkan seoarang warga berinisial AB 47 tahun asal Pal Sembilan, Jalan Perdamaian, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya sebagai tersangka kasus pembakaran lahan. Penetapan dilakukan setelah polisi meyelidiki dan memeriksa terhadap para saksi-saksi.

“Tersangka diduga secara sengaja membakar lahan untuk memperluas kebun kelapa sawit di Desa Arang Limbung, Dusun Wonodadi 2, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Ajun Komisaris Rully Robinson, Selasa, (6/8/2019)

Baca juga : Asap Kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru mulai ganggu kesehatan

Kalteng kerahkan personel cegah kebakaran hutan

Kotawaringin Timur siaga bencana kebakaran hutan dan lahan

Loading...
;

Rully menyatakan tersangka diancam lima tahun penjara dengan pasla yang dikenakan 108, Jo pasal 69 ayat (1) huruf h UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, atau pasal 187 ayat (1) KUHP.

Tertangkapnya tersangka sebagai pembakar lahan diawali pada  Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu AB bersama satu orang saksi berinisial DK berangkat ke lahan tersebut, menggunakan kendaraan sepeda motor.

“Saat itu, AB dan saksi DK mengumpulkan rumput yang sudah ditebas dan mengering, kemudian tersangka membakar rumput tersebut dengan menggunakan korek api miliknya,” katanya.

Sedangkan saksi DK tidak ikut membakar rumput tersebut, dia hanya menunggu tersangka di bawah pohon sawit.

“Sayangnya, ketika api sudah menyala tiba-tiba angin bertiup kencang dan membuat api semakin membesar, sehingga api dengan cepat meluas hingga merembet ke kebun nanas milik orang lain,” kata Rully menjelaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top