HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Warga Mapia Tengah tagih janji Bupati Dogiyai perbaiki jalan rusak

Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa bersama mendiang Uskup Timika serta tamu undangan sedang berjalan kaki dari Pastoran Modio ke tempat peletakan batu pertama, 18 Oktober 2018. - Jubi/Abeth You
Warga Mapia Tengah tagih janji Bupati Dogiyai perbaiki jalan rusak 1 i Papua
Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa bersama mendiang Uskup Timika serta tamu undangan sedang berjalan kaki dari Pastoran Modio ke tempat peletakan batu pertama, 18 Oktober 2018. – Jubi/Abeth You

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa pernah berjanji kepada masyarakat Mapia Tengah, akan memperbaiki ruas jalan dari Abaimaida hingga Modio agar akses jalan darat menjadi lancar.

Hal itu ia katakan saat peletakan batu pertama pembangunan museum Auki Tekege dan penetapan Modio sebagai kota wisata rohani, bersama mendiang Mgr. John Philip Saklil, 18 Oktober 2018 lalu. Namun, sampai saat ini janjinya tersebut tidak kunjung ditepati, sedangkan sudah satu tahun berlalu jalan belum juga diperbaiki.

Warga Mapia Tengah tagih janji Bupati Dogiyai perbaiki jalan rusak 2 i Papua

Tokoh pemuda Modio, Sesilius Tekege mengatakan, tak kunjung diperbaikinya ruas jalan yang rusak parah membuat warga Mapia Tengah kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai.

“Kami minta untuk serius menyelesaikan masalah perbaikan jalan, khususnya yang sudah rusak mulai dari Diyeugi hingga kali Mapia,” ujarnya kepada Jubi belum lama ini di Moanemani.

Beberapa jalan yang rusak parah misalnya dari kampung Abaimaida hingga Piyakunu, selanjutnya dari Diyeugi sampai kali Mapia juga hingga Modio.

Menurut dia, bentuk kerusakan beragam mulai dari rusak parah seperti berlubang, bergelombang, retak-retak dengan diameter bervariasi bahkan ada yang lebar hingga memiliki kedalaman tertentu.

Loading...
;

“Tapi yang paling cukup parah itu tanjakan dari kali Mapia sampai puncak Diyeugi. Bahkan yang sangat disayangkan adalah pernah baru diperbaiki namun kembali mengalami kerusakan seperti di jalan turun Abaimaida,” kata dia.

Ia mengungkapkan bahwa fasilitas umum ini juga berkaitan dengan kenyamanan masyarakat.

Andi Boga, seorang sopir jurusan Modio – Moanemani mengatakan, masyarakat sangat berharap pemerintah daerah setempat segera melakukan perbaikan.

“Kami berharap jalan menuju daerah kami diperbaiki, karena sebagian besar sudah rusak dan sering menyebabkan pengguna jalan kecelakaan,” ungkapnya.

“Agar ini bisa menjadi perhatian serius pemerintah dan jangan dibiarkan begitu saja rusak. Apalagi Bupati Dogiyai sudah janji,” tambahnya.

Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa kala itu mengatakan, pada 2019 ini akan segera dirampungkan pengerjaan ruas jalan itu sebab Mapia Tengah memiliki keunggulan tersendiri.

“Apalagi sudah tetapkan sebagai tempat wisata rohani, pasti kami akan ajak tamu yang datang, arahkan ke sini lagi. Tapi tahun 2019 mendatang kami akan fokus perbaiki jalan dulu,” katanya.

Pada situasi ini, kata dia, hanya kendaraan roda empat dobel gardan yang bisa masuk di wilayah itu.

“Pertengahan tahun 2018 ada mobil Innova dan Avanza juga masuk, tapi sekarang hanya yang dobel gardan saja. Motor juga jarang, tapi memang harus hati-hati,” ujarnya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top