Follow our news chanel

Previous
Next

Warga masyarakat adat ini terbebas pandemi Covid-19

Suasana hearing publik anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan, Piter Kwano dengan masyarakat aday Kemtuk Gresi di para-para adat Kampung Yansu, Distrik Kemtuk Gresi pada Jumat (11/10/2019).- Jubi/Arjuna Pademme
Warga masyarakat adat ini terbebas pandemi Covid-19 1 i Papua
Ilustrasi masyarakat adat Mamta Tabi – Jubi/Arjuna Pademme.

Selama tiga bulan ini menjalani pelaksanaan ritual Kawalu atau menutup diri pengunjung maupun wisatawan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Lebak, Jubi – Masyarakat Badui yang tinggal di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, hingga kini terbebas dari pandemi virus corona atau Covid-19. Tercatat selama tiga bulan ini menjalani pelaksanaan ritual Kawalu atau menutup diri pengunjung maupun wisatawan.

“Dimana ritual Kawalu itu warga Badui Dalam yang tersebar di Kampung Cikeusik, Cibeo dan Cikawartana tertutup bagi pengunjung maupun wisatawan,” kata Jaro Saija, tetua Adat Badui, yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Minggu, (17/5/2020).

Baca juga : Cegah konflik baru, Bupati Jayapura minta masyarakat adat bantu pemetaan wilayah adat

Cara Brazil melindungi masyarakat adat dari wabah Covid-19

Masyarakat adat tolak PT Merauke Rayon Jaya

Loading...
;

Ia menjelaskan pemukiman masyarakat Badui hingga kini relatif sepi dan tidak ada pengunjung maupun wisatawan saat pandemi Covid-19. Masyarakat Badui yang berpenduduk kurang lebih 11.600 jiwa tetap menjalani kehidupan seperti biasa, mereka pergi ke ladang-ladang untuk mengembangkan budi daya pertanian pangan, hortikultura dan palawija.

“Selain itu juga mereka membudidayakan madu lebah, gula aren dan memproduksi kerajinan kain tenun,” kata Saija menambahkan.

Ia menjamin pemukiman Badui terbebas dari penyakit yang mematikan itu juga melakukan penjagaan agar pengunjung yang hendak masuk ke tanah hak ulayat Badui dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Menurut dia, selama pandemi virus Corona tentu warga Badui pun tidak boleh pergi ke luar daerah, terlebih Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor sebagai daerah zona merah penyebaran Covid-19. Begitu juga warga Badui yang kini tinggal di perantauan di luar daerah diminta segera pulang ke kampung, namun sebelum kembali ke kampung halaman tentu diwajibkan menjalani pengecekan kesehatan di Puskesmas setempat.

“Kami minta warga Badui agar tetap berada di ladang maupun rumah guna mencegah pademi Covid-19 itu,” katanya.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullahami mengatakan selama ini warga Lebak belum ditemukan positif Covid-19, termasuk masyarakat Badui.

“Pemerintah daerah mengoptimalkan sosialisasi edukasi tentang bahaya Covid-19 juga melaksanakan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun,” kata Firman.

Selain itu juga memperketat jalur pemudik di 10 posko perbatasan untuk menolak pemudik dari zona merah Covid- 19 yang sudah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kami bekerja keras agar Lebak dan warga Badui terbebas dari pandemi COVID-19,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top