Follow our news chanel

Previous
Next

Warga Nabire keluhkan genangan air di ruas jalan depan TK Raudhatul Athfal

Warga Nabire keluhkan genangan air di ruas jalan depan TK Raudhatul Athfal 1 i Papua
Genangan air di depan TK Raudhatul Athfal, jalan Polsek Nabire – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Drainase yang buruk dan kurang dibersihkan, dan kurangnya perhatian pemerintah menyebabkan ruas jalan sering tergenang air bila hujan tiba. beberapa ruas jalan di wilayah Nabire sering tergenang air dan banjir, salah satunya adalah di depan pintu masuk TK Raudhatul Athfal.

“Kalau sedikit hujan saja, selalu banjir karena salurannya tidak pernah dibersihkan, karena banyaknya pasir sehingga tersumbat,” ujar Arifin, seorang pengguna jalan kepada Jubi, Sabtu (5/10/2019).

Dikatakan Arifin, beberapa ruas jalan di Nabire sering digenangi air dan banjir antara lain depan terminal Oyehe, tugu Cenderawasih, tikungan pantai Nabire, Jalan Merdeka depan Koramil, dan kota lama serta depan foto copy Kusuma (perempatan lampu merah), termasuk di depan TK Raudhatul Athfal.

“Di depan TK ini jatahnya, kalau hujan sedikit lebat pasti banjir. Pernah ada ditimbun pasir tapi tetap saja air tergenang karena saluran ini tidak di bersihkan,” ujarnya.

Menurut Arifin, ia dan orang tua lainnya harus berhati – hati jika tiap mengantar atau menjemput anak di sekolah tersebut karena kondisi jalanan tersebut. Herannya, kondisi ini sepertinya dibiarkan tanpa ada penanganan.

“Saya heran, sepertinya dibiarkan padahal inikan pas ada depan pintu masuk sekolah,” katanya.

Loading...
;

Warga lainnya, Darmono, mengatakan jika hujan dan melewati wilayah itu akan terganggu jika menggunakan kendaraan roda dua. “Ya, kalau pas hujan dan lewat situ dengan motor, ya repot juga,” katanya.

Menurut Darmono, hal ini akibat tidak dibersihkannya saluran air atau drainase dan tertutup. Seharusnya kata ia, jika belum ada penanganan dari pemerintah, cobalah aparat kelurahan atau RT/RW setempat menggerakkan warganya untuk membersihkan pasir yang ada di saluran. Lalu aparat kelurahan juga harus sering – sering mengingatkkan warganya bila ada sapah arau paris di dalam drainase harus dibersihkan.

“Jadi kalau saya begini, jangan soal sepele begini kita tunggu pemerintah. Tapi kalau aparat kelurahan bergerak kan bisa bersihkan bersama warganya. Ini sepertinya malas tahu (tidak peduli,” tandasnya.

Keduanya berharap kepada pemerintah, khususnya Dinas PU untuk segera melihat persoalan tersebut dan jangan dibiarkan. Termasuk warga juga untuk bergotong royong membersihkan saluran.(*)

Editor: Syam Terrajana

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top