HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Warga Oridek Biak dambakan air bersih

Ilustrasi, untuk sebagian masyarakat Papua khususnya yang tinggal di pedalaman, air bersih untuk keperluan mencuci dan memasak, adalah barang mewah – Jubi/mongabay.co.id

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Biak, Jubi – Warga 12 kampung di pedalaman distrik Oridek Kabupaten Biak Numfor, Papua hingga tahun 2019 masih sangat mendambakan program penyediaan sarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam mencuci dan memasak.

“Usulan program pemenuhan sarana air bersih masih menjadi prioritas yang diminta masyarakat 12 kampung distrik Oridek,” ungkap Kepala Suku Bar Aur Oridek, Zeth Makmaker, saat dihubungi di Biak, Minggu (31/3/2019).

Ia mengakui selama ini masyarakat kampung di pedalaman distrik Oridek dalam memenuhi kebutuhan air minum dengan menadah air hujan yang turun untuk keperluan konsumsi keseharian warga.

Ia mengharapkan perlu adanya kebijakan baru dilakukan Bupati Biak, Herry Ario Naap, untuk memenuhi kebutuhan sarana air bersih bagi warga kampung di wilayah pedalaman distrik Oridek.

“Dewan adat sudah mengiventarisir kebutuhan warga 12 kampung di antaranya sarana air bersih, rumah sehat, infrastruktur jalan, layanan kesehatan, pendidikan, dan angkutan umum,” tambahnya.

Dia berharap di masa kepemimpinan Bupati Biak, Herry Ario Naap, berbagai program kebijakan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus diarahkan ke masyarakat kampung yang sangat dominan merupakan penduduk orang asli Papua.

Loading...
;

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Biak, Setyo Budi, mengakui untuk pembangunan rumah sehat bagi masyarakat kampung telah diprogramkan pemerintah daerah setiap tahun.

“Untuk pengerjaan pembangunan rumah bantuan pemerintah diprogramkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa sedangkan kebutuhan lain seperti sarana air bersih, kesehatan, dan pendidikan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait,” ujarnya.

Berdasarkan data pada tahun 2018 Kementerian Energi Sumber Daya Mineral membangun delapan unit sumur bor melalui APBN senilai Rp 3,2 miliar, tersebar di Kabupaten Biak Numfor, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga kampung setempat. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top