Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Vaksinasi COVID-19 di Papua
Wartawan Kota Jayapura saat disuntik vaksin COVID-19 di Kantor Dinas Kesehatan Papua. - Jubi/Alex

Wartawan dan pekerja pelayanan publik di Kota Jayapura terima vaksin COVID-19

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Para wartawan dan petugas pelayanan publik di Kota Jayapura menerima vaksin COVID-19 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Kota Jayapura, Jumat (12/3/2021). Vaksinasi itu diikuti 101 penerima vaksin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aaron Rumainum mengatakan vaksinasi pada Jumat itu menargetkan 120 penerima vaksin yang bekerja sebagai wartawan atau petugas pelayanan publik. Akan tetapi, sepanjang Jumat itu, vaksinasi itu hanya diikuti 101 penerima vaksin.

“Mereka yang menerima vaksin hari ini adalah pelayan publik. Untuk wartawan, kami targetkan bisa mencapai 50 orang,” kata Rumainum di Kota Jayapura, Jumat.

Ia menekankan jika vaksinasi COVID-19 di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan beberapa daerah di Papua berjalan lancar, maka pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan aman. Artinya, orang dari luar Papua tidak perlu takut berkunjung ke Papua.

Baca juga: Sejumlah wartawan di Wamena divaksin, Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya: Membantu kita sosialisasi

“Jadi, mari dukung kami dalam meningkatkan cakupan vaksinasi, agar aktivitas bisa kembali normal seperti sedia kala. Apalagi kami juga sedang mengantisipasi virus baru yang 10 kali lebih menular dan berbahaya,” ujar Rumainum.

Menurut ia, saat ini permintaan vaksinasi COVID-19 di Papua justru meningkat, karena banyak instansi/lembaga telah meminta vaksinasi bagi para pekerjanya. Dinas Kesehatan Papua berencana menambah satu tim vaksinasi, agar bisa menjawab permintaan itu.

Loading...
;

“Permintaan sangat banyak, sehingga kami belum mampu penuhi. Dari permintaan 200 orang, terkadang kami hanya mampu layani 70-80 orang,” kata Rumainum.

Wartawan RRI Jayapura, Resky Kurniawan mengaku tidak merasakan hal yang aneh usai disuntik vaksin COVID-19. “Rasanya biasa saja, tidak seperti yang diceritakan banyak orang bahwa usai divaksin akan demam, pusing, atau mual,” katanya.

Hal senada disampaikan penerima vaksin lainnya, Andi Iriani. Dirinya mengaku sempat takut untuk divaksin COVID-19. Akan tetapi, setelah menerima vaksin itu, ia merasa tidak mengalami gangguan kesehatan.

“Pekerjaan wartawan selalu bertemu banyak orang, makanya saya berfikir lebih baik membentengi diri dengan cara divaksin. Tapi penerapan protokol kesehatan tetap diterapkan setiap hari,” kata Andi. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Scroll to Top