Follow our news chanel

Wartawan senior Vanuatu meninggal dunia

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi – Jonas Cullwick, seorang wartawan senior Vanuatu yang telah menulis ribuan berita selama lebih dari 40 tahun terakhir, dan meliputi perkembangan negara itu sejak merdeka, meninggal dunia di Port Vila pada hari Sabtu lalu (9/6/2018).

Kematiannya diduga akibat serangan jantung, ini dibenarkan oleh rekannya dan teman masa kecilnya, Len Garae. Upacara adat untuk kepergian Cullwick diadakan di Port Vila pada hari Sabtu, sebelum jasadnya dipulangkan kembali ke pulau asalnya di Maewo.

“Ini adalah hari yang menyedihkan bagi media di negara ini” kata Garae. “Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang akan sulit untuk diisi lagi.”

Cullwick berusia di pertengahan 60-an, kata Garae, dan kematiannya tidak terduga. “Saya kaget menerima panggilan telepon pagi ini. Tidak ada tanda bahwa dia akan pergi selamanya.”

Dalam sebuah postingan di Twitter, Direktur Media dari Daily Post Vanuatu, Dan McGarry, menggambarkan mendiang Cullwick sebagai seorang yang “lemah lembut dan tegas”.

“Jonas Cullwick salah wartawan yang benar-benar murni,” tulis McGarry.

Loading...
;

Jonas Cullwick lahir dan besar di Maewo, sebuah pulau yang panjang dan sempit di sebelah timur Santo, dengan populasi sekitar 3.500 jiwa. Di usia remajanya, ia pindah ke Port Vila untuk belajar di sekolah menengah Inggris, yang sekarang dikenal sebagai Malapoa College.

Setelah menyelesaikan sekolah menengahnya, Cullwick langsung terjun ke dunia jurnalisme dan bekerja Radio Vila yang saat itu dikuasai Inggris, di mana dia bekerja sebagai seorang reporter dan pembaca berita.

Saat itu Inggris dan Perancis sedang dalam tahap pembubaran pemerintahan bersama mereka, untuk mengatur pembentukan Vanuatu sebagai negara independen.

Pembaca berita yang bertugas mengumumkan setiap perkembangan tersebut ke seluruh Vanuatu setiap malam adalah Cullwick, kata Garae, yang juga mengenyam pendidikan sekolah menengah yang sama dengan Cullwick, dan bergabung dengannya di radio yang sama pada 1976.

“Sejak saat itu dia sudah dikenal dan dihormati,” tambah Garae.

Cullwick juga sempat memiliki karier politik yang singkat, menjadi sekretaris di Kementerian Dalam Negeri. Tetapi dia kembali menjadi wartawan dan bekerja dengan Daily Post.

Cullwick meninggalkan istri dan beberapa anaknya, termasuk satu putranya yang sekarang adalah kepala ahli bedah di Rumah Sakit Pusat Vila. (RNZI)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top