Waspada, ini perkembangan penularan Covid-19 di sejumlah daerah

rapid covid papua
Ilustrasi, rapid test Covid-19 – Jubi/rs-jih.co.id

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Gresik, Jubi –  Kasus penularan Covid-19 di sejumlah daerah meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah pusat yang melonggarkan aktivitas publik. Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur misalnya penularan virus itu tembus 39 pasien positif dalam sehari. Kasus di Gresik itu merupakan catatan tertinggi selama pandemi terjadi di wilayah setempat, sebab sebelumnya kasus tertinggi tercatat hanya sampai 38 pasien yang terjadi pada Senin (15/6/2020).

“Sedangkan tambahan kasus sembuh hari ini ada 8 orang, mereka dari Desa Watestanjung, Driyorejo, Karangrejo 2 orang, Kembangan, Masangan, Sukorejo dan Desa Manyar Sidorukun,” kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, Sabtu, (20/6/2020).

Menurut dia, total positif Covid-19 di daerah itu menjadi 462 pasien, dengan rincian 348 masih dirawat, 68 sembuh dan meninggal dunia sebanyak 46 orang. Selain itu, kata dia, Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik juga melaporkan adanya pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal sebanyak 4 orang, masing-masing dua orang dari Kecamatan Panceng dan Kecamatan Kebomas.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengaku tidak akan malu jika data setiap hari di wilayahnya terus melonjak tajam, dan tembus data tertinggi. Ia beralasan itu bagian dari upaya pemantauan kepada masyarakat.

“Kami tidak akan malu meski jumlah kasus positif Covid-19 di Gresik ini besar dan menempati urutan ketiga, tapi bisa dirawat. Daripada tidak terpantau dan menulari banyak orang,” kata Sambari.

Baca juga : Rp18 miliar untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kota Jayapura

Loading...
;

Dampak pandemi Covid-19, Nabire pangkas target PAD

12 anak di Kota Jayapura dinyatakan sembuh dari Covid-19

Sedangkan Badan Intelijen Negara (BIN) mencatat sebanyak 1.702 orang terkonfirmasi positif Covid-19 selama pelaksanaan tes cepat massal di Surabaya, Jawa Timur, yang telah berlangsung selama 23 hari.

“Selama pelaksanaan tes cepat massal Covid-19 terhitung sebanyak 34.021 warga Surabaya menjadi peserta “rapid test”, dan 4.603 orang di antaranya menunjukkan hasil reaktif,” kata Staf Khusus Kepala BIN Mayjen TNI Dr Suyanto,

Menurut dia sejak 29 Mei hingga 20 Juni 2020, telah menggelar tes cepat Covid-19 di 23 lokasi di titik zona merah di Surabaya yang merupakan rekomendasi dari Dinas Kesehatan setempat.

Mereka selanjutnya menjalani tes usap (swab test) untuk memastikan hasilnya, ditambah pasien rujukan dari puskesmas setempat sehingga yang mengikuti “swab test” ada 4.637 orang.

“Yang konfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan uji ‘swab’ dengan mobile PCR BIN yakni 1.702 Orang,” kata Suyanto menambahkan.

Kasus posisif Covid-19 di Aceh  sejak Maret lalu sudah 39 warga. “Terbaru lima warga Aceh Tamiang positif dan kemudian sehat kembali. Kali ini virus corona menyasar perempuan umur 27 tahun berinisial SS,” kata Jubir penanganan Covid-19 Provinsi Aceh, Saifullah.

Saifullah mengatakan, tim surveilans gugus tugas Covid-19 sedang bekerja mengungkapkan sumber virus corona yang menginfeksi para pasien. Termasuk orang terdekat, yakni suami dan ibunya juga telah diperiksa dengan tes cepat, namun tidak menunjukkan reaktif. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top