Follow our news chanel

Waspadai gelombang tinggi di wilayah Papua

Waspadai gelombang tinggi di wilayah Papua 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

“Masyarakat terutama nelayan harus lebih waspada,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan waspada terkait potensi gelombang  yang mencapai empat  meter di wilayah Papua-Papua Barat.  Gelombang tinggi berpotensi terjadi di laut Pasifik antara Rabu (12/2/2020) hingga Kamis (13/2/2020).

“Daerah-daerah yang berpotensi mengalami dampak gelombang tersebut antara lain Manokwari, Sorong, Raja Ampat, dan Jayapura-Papua,” kata Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Denny Putiray, Selasa (11/2/2020) kemarin.

Baca juga : Potensi gelombang tinggi capai 4 meter di Papua – Papua Barat

BBMKG Jayapura: Waspada gelombang tinggi di Papua – Papua Barat

Prospek sepekan gelombang tinggi di Papua

Loading...
;

Menurut Denny, daerah yang berada di pesisir utara Papua Barat berpotensi besar merasakan dampak. “Masyarakat terutama nelayan harus lebih waspada,”  kata Denny menambahkan.

Sedangkan pantauan citra satelit menunjukan hujan diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Papua Barat pada Rabu (12/2/2020). Awan gelap atau cumulonimbus berpotensi muncul di Perairan Manokwari, Perairan Biak, Perairan Sarmi, Jayapura, Kepulauan Raja Ampat, Sorong, Teluk Cenderawasih, dan perairan Fakfak hingga Kaimana.

“Selain hujan, awan gelap ini juga dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang. Adakalanya petir muncul,” kata Denny menjelaskan.

Khusus di wilayah Manokwari kondisi cuaca berawan dan berpotensi hujan bersifat lokal. Angin di atas wilayah Perairan Manokwari pada umumnya bervariasi dari Utara hingga Timur dengan kecepatan antara 5 hingga 15 knots atau 10  hingga  30 kilometer per jam. Sedangkan tinggi gelombang laut rata-rata berkisar antara 2,5 meter sampai 4 meter. Bahkan tinggi gelombang maksimum di Manokwari bisa mencapai 4.50 meter.

BMKG mengimbau nelayan lebih waspada bahkan sebaiknya tidak melaut karena sangat berbahaya, termasuk jasa-jasa pelayaran.

“Dua meter saja cukup lumayan tinggi dan berbahaya, apalagi kalau sampai empat meter ke atas. Ini sangat berbahaya,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top