HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

WHO sebut dua warga Kongo terinfeksi wabah Ebola baru

Isolasi penderita ebola, pixabay.com

WHO menyebut virus itu diyakini telah menyebar ke Kota Bikoro, 150 kilometer dari Mbandaka, lokasi awal penemuan enam kasus Ebola baru di negara tersebut.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jenewa, Jubi – Organisasi Kesehatan Dunia – WHO, Rabu (3/6/2020) mengatakan virus Ebola menjangkiti dua warga di Provinsi Equateur, Republik Demokratik Kongo. WHO menyebut virus itu diyakini telah menyebar ke Kota Bikoro, 150 kilometer dari Mbandaka, lokasi awal penemuan enam kasus Ebola baru di negara tersebut.

WHO sebut dua warga Kongo terinfeksi wabah Ebola baru 1 i Papua

Otoritas di Kongo pada Senin (1/6/2020) menyebutkan hasil pemeriksaan bahwa empat warga di Mbandaka tewas karena Ebola. Kongo sempat bersiap menyatakan pihaknya bebas dari Ebola pada bulan ini. Wabah Ebola di daerah lain di Kongo telah menewaskan lebih dari 2.200 orang sejak 2018.

Wabah Ebola yang terjadi di dua wilayah itu diyakini berasal dari jenis virus yang sama. Menurut pejabat kesehatan setempat, vaksin Ebola yang sama dapat digunakan untuk mengendalikan penyebaran virus. Walaupun demikian, dua wabah itu diyakini tidak saling terkait.

“Pasien yang paling baru terjangkit Ebola sempat menghadiri pemakaman salah satu kasus pertama. Pasien itu berada di Kota Bikoro, 150 kilometer dari Mbandaka,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Tedros menyebut dua zona yang sehat saat ini telah terinfeksi, di kota Mbandaka terserang wabah Ebola pada 2018 sehingga menyebabkan 33 warga setempat meninggal dunia. Wabah berhasil dikendalikan berkat banyak warga divaksin dan penanggulangan cepat dari otoritas setempat, di antaranya seperti peluncuran mobil cuci tangan serta sosialisasi kesehatan dari pintu ke pintu.

Loading...
;

Tedros mengatakan hampir 50 tenaga kesehatan dari WHO bersama mitranya tiba di Mbandaka, Rabu, membawa 3.600 dosis vaksin Ebola dan 2.000 alat untuk tes laboratorium.

Baca juga : Penyebaran Ebola di Konggo dipicu pasien kabur

Kongo catat rekor kasus baru ebola

Virus Ebola menyebabkan penderitanya mengalami demam disertai pendarahan. Ebola tersebar lewat kontak langsung cairan tubuh penderita dengan pihak lain. Pasien Ebola juga kerap muntah dan diare. Vrus itu merupakan penyakit yang endemik di Kongo, mengingat nama virusnya diperoleh dari nama Sungai Ebola, tempat pertama kali ditemukan di Kongo pada 1976.

Sistem kesehatan di Kongo yang telah terdampak perang dan tata kelola buruk masih berjuang melawan wabah campak dan Covid-19, penyakit akibat virus corona jenis baru (SARS-CoV-2).

Sedangkan Covid-19 telah menyerang lebih dari 3.000 warga Kongo dan 75 di antaranya meninggal dunia. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top