Follow our news chanel

WHO singgung kelangkaan masker saat corona mewabah

Ilustrasi, anggota PMI Papua memberikan masker dan brosur bahaya virus corona di lampu merah Dok 2 Jayapura. - Zadeg for Jubi
WHO singgung kelangkaan masker saat corona mewabah 1 i Papua
Ilustrasi, anggota PMI Papua memberikan masker dan brosur bahaya virus corona di lampu merah Dok 2 Jayapura. – Zadeg for Jubi

Masker dan berbagai alat pelindung diri yang saat ini menjadi langka dan harganya melonjak

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyinggung kelangkaan masker dan peningkatan harga pada sejumlah alat pelindung diri tenaga medis yang bisa berdampak pada penanganan virus corona atau Covid -19.

Dalam keterangan resminya Tedros menyatakan masker dan berbagai alat pelindung diri yang saat ini menjadi langka dan harganya melonjak sangat penting bagi petugas kesehatan.

“Kami tidak dapat menghentikan Covid -19 tanpa melindungi petugas kesehatan kami,” tegas Tedros yang menekankan petugas kesehatan adalah prioritas utama yang harus dilindungi oleh semua negara dalam menghadapi virus ini.

Tedros juga menjelaskan saat ini terjadi peningkatan pasokan terhadap alat pelindung diri secara global yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan, penimbunan, dan penyalahgunaan alat pelindung diri tersebut.

“Kekurangan ini membuat dokter, perawat dan petugas kesehatan garis depan lainnya tidak siap untuk merawat pasien Covid -19, karena terbatasnya akses ke persediaan seperti sarung tangan, masker medis, respirator, kacamata, pelindung wajah, baju isolasi, dan celemek,” kata Tedros menjelaskan.

Loading...
;

Baca juga : Sempat dikabarkan gangguan flu, Paus Fransiskus negatif virus corona

Kekhawatiran corona memicu ancaman kesehatan mental warga Hong Kong  

Wabah corona, Swiss hentikan semua pertandingan liga

Ia menyebut harga sejumlah alat pelindung medis seperti masker bedah meningkat enam kali lipat, respirator N95 meningkat tiga kali lipat, dan baju isolasi atau operasi meningkat dua kali lipat. Namun sekarang ini sedang terjadi manipulasi harga di pasaran secara luas, dan tidak jarang stok tersebut dijual pada penawar tertinggi.

WHO saat ini telah mengirim hampir setengah juta perlengkapan APD ke 27 negara, namun persediaannya semakin menipis. WHO memperkirakan bahwa setiap bulan sebanyak 89 juta masker medis yang diperlukan untuk penanganan Covid -19, 76 juta sarung tangan pemeriksaan, dan 1,6 juta kacamata pelingdung diri. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top