Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Wilayah Bebas Kekerasan, Bupati Jayapura dukung Komnas Perempuan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Pekan lalu, Komnas Perempuan menggelar Workshop Pengembangan Konsep Wilayah Bebas Kekerasan terhadap Perempuan di Kabupaten Jayapura, yang dilaksanakan di Aula lantai satu Kantor Bupati Jayapura.

Workshop tersebut sebagai tindak lanjut seluruh proses yang telah dibangun Komnas Perempuan bersama Jaringan Pembela HAM Perempuan Papua, melalui Program Prioritas Nasional (PPN) tahun 2018, dikembangkan konsep Wilayah Bebas Kekerasan (WBK) sebagai salah satu ruang membangun mekanisme pemulihan efektif untuk penanganan kekerasan terhadap perempuan di Papua. Kabupaten Jayapua terpilih untuk dilakukan kerja sama dalam hal penanganan WBK bagi perempuan.

Wilayah Bebas Kekerasan, Bupati Jayapura dukung Komnas Perempuan 1 i Papua

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengaku sangat merespons apa yang akan dilakukan oleh Komnas Perempuan di wilayahnya ini.

Menurut Bupati Awoitauw, soal kekerasan memang paling banyak diterima oleh pihak perempuan. Kendati demikian dirinya juga merasa bersyukur karena hal tersebut sudah tidak begitu sering terjadi di Kabupaten Jayapura.

Dikatakan, hal ini juga sejalan dengan program pembangunan yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura, yaitu menjadikan distrik sebagai pusat pelayanan, informasi dan data, serta pusat pelatihan. Paling tidak kegiatan seperti ini dapat dipusatkan juga di tingkat distrik.

“Sebelum kita tekan angka penjualan minuman beralkohol di daerah ini, kekerasan terhadap perempuan, KDRT, dan lain sebagainya sangat tinggi. Tetapi saat ini hal tersebut sudah mulai menurun. Tetapi, saya tidak bilang peredaran minuman beralkohol sudah habis, sebab masih ada yang minum di temat lain dan mabuknya di daerah ini,” ujar Bupati Awoitauw, di Sentani, Sabtu (27/10/2018).

Loading...
;

Komisioner Komnas Perempuan, Indriyati Suparno, yang juga sebagai pemateri dalam kegiatan workshop tersebut mengatakan konsep yang ditawarkan untuk pelaksanaan WBK adalah daerah yang bebas kekerasan. Yaitu daerah yang mampu melindungi serta melakukan pencegahan dan penanganan terhadap perempuan korban kekerasan.

“Sesuai arahan pimpinan daerah ini, fokus kegiatan kita akan mengarah ke tingkat distrik hingga kampung-kampung. Tentunya dengan pemanfaatan sumber daya manusia yang ada dan pemanfaatn anggaran yang tersedia. Dari diskusi kali ini kita berharap adanya rekomendasi yang disampikan kepada pimpinan daerah yang selanjutnya dibuatkan dalam sebuah regulasi payung untuk mengawal semua pelaksanaan kegiatan kita nanti,” ujarnya.

Kegiatan workshop yang dilakukan oleh Komnas Perempuan ini diikuti 28 orang perwakilan dari distrik dan kampung di Kabupaten Jayapura. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top