Wisatawan masih kunjungi gunung Merapi meski statusnya siaga

Papua
Erupsi gunung api, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Sejumlah wisatawan masih mendatangi sejumlah destinasi di sekitar gunung Merapi di kawasan Bukit Klangon, Bunker, Kaliadem, Kinahrejo (petilasan Mbah Maridjan), dan wisata religi Turgo yang berada di Dusun Kinahrejo yang menjadi salah satu zona rawan erupsi Merapi.

Padahal Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman telah menutup sementara kegiatan pariwisata setempat.  Kebijakan itu dilakukan seiring dengan keputusan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang telah menaikkan status Gunung Merapi dari Waspada ke Siaga, sejak tanggal Kamis (5/11/2020).

“Sejak kemarin, ada ratusan wisatawan yang ingin masuk ke sini,” kata Babinkamtibmas Desa Umbulharjo, Slamet Riyadi, Sabtu, (7/11/2020).

Baca juga : Satu kecamatan ini gelap gulita saat erupsi Gunung Sinabung 

Erupsi gunung Sinabung, warga belum mengungsi 

Ini kondisi erupsi Gunung Agung di Bali

Loading...
;

Ia terpaksa sibuk menghalau puluhan wisatawan yang datang silih berganti, sejak Sabtu pagi.

Menurut Slamet, kebanyakan wisatawan mengaku tak tahu terkait peningkatan status Merapi. “Mereka kebanyakan dari wisatawan yang datang dari luar Sleman, seperti Magelang,” kata Slamet menambahkan.

Wisatawan yang dihentikan petugas di sekitar 6 km dari puncak Merapi, kemudian diberi pembinaan oleh Babinkamtibmas.

Seorang wisatawan dari Bantul, Novi mengaku, dirinya bersama teman-temannya bermaksud hendak ke bunker. Namun karena dilarang oleh petugas, mereka akhirnya hanya berfoto-foto di lokasi penghentian. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top