Follow our news chanel

Previous
Next

Wisatawan Raja Ampat wajib beli KJL

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sorong, Jubi – Setiap wisatawan baik lokal maupun mancanegara wajib memiliki KJL (Kartu Jasa Lingkungan) bila ingin berwisata ke kawasan Raja Ampat.

Sebelum adan kartu ini tarif masuk wisata di bawah pengelolaan pemerintah daerah dan beberapa sektor. Namun tahun 2015, pengelolaannya dilaksanakan oleh BLUD UPTD KKPD Raja Ampat termasuk perubahan tarif masuk tersebut.

Koordinator Tarif Jasa Pemeliharaan Lingkungan BLUD Raja Ampat, Siti Aminah mengatakan, perubahan itu didasari survei kesadaran yang dilakukan pihaknya. Sehingga selain pemerintah menyerahkan pengelolaan kawasan dilakukan oleh BLUD UPTD KKPD Raja Ampat, maka tarifnya pun berubah.

“Awalnya tarif untuk turis lokal Rp 250.000 menjadi Rp 500.000, sedangkan turis manacanegara Rp 500.000 – Rp 1.000.000,” kata Aminah kepada Jubi di Sorong, Senin (22/5/2017).

Menurut dia KJL ini berlaku hingga setahun dan dapat diperoleh di tiga lokasi, yaitu di Sorong, bandara dan pelabuhan laut Waisai, Raja Ampat.

Hasil penjualan KJL akan diserahkan untuk pembangunan Raja Ampat sebesar 30 persen untuk PAD. Sisanya dikelola BLUD, termasuk dana kesejahteraan masyarakat, yang akan dibagikan tiap tahun kepada 117 kampung dalam bentuk barang, sesuai kebutuhan masing-masing yang diajukan ke BLUD.

Loading...
;

Salah satu wisatawan , Jersey (35) mengaku keberatan dengan pembelian KJL yang hanya dibeli dan berlaku selama setahun.

“Saya sih ngerti maksud KJL ini, jadi saran saya sosialisasi lebih ditingkatkan di masyarakat,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top