Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

YP Selamat Pagi Indonesia akan beri bantuan pendidian bagi anak Papua

Sekretaris Komisi V DPRP, Fauzun Nihayah, foto bersama perwakilan Pokja Yayasan Pendidikan Selamat Pagi Indonesia di ruang kerjanya – Jubi/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sekretaris Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Fauzun Nihayah, mengatakan Yayasan Pendidikan (YP) Selamat Pagi Indonesia akan memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak Papua, terutama anak yatim piatu yang bapak atau mamanya atau keduanya telah meninggal dunia.

Bantuan pendidikan bagi anak-anak Papua untuk jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA) hingga perguruan tinggi (PT).

“Kemarin siang, Ibu Nurul, perwakilan Pokja Yayasan Pendidikan Selamat Pagi Indonesia bertemu saya di ruangan dan mereka mengajak untuk kerjasama.  Sekalian diminta menonton film yang diinisiasi yayasan dimaksud,” ungkap Fauzun yang dihubungi melalui telpon selulernya, Selasa (25/2/2020).

Ditanya kuota penerima bantuan, kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu mengatakan saran dari Ibu Nurul kalau ada yang mendaftar silakan saja.

Namun demikian, menurutnya, harus dilakukan verifikasi terlebih dahulu mulai dari kemampuan  akademik dan seleksi lain. Jadi tidak langsung diterima begitu saja. Ada sejumlah tahapan perlu dilalui.

“Memang saya akan perjuangan juga untuk anak-anak OAP di selatan Papua dan menjadi skala prioritas. Tentunya dengan mengacu kepada sejumlah persyaratan, karena tidak asal diterima, tetapi harus berkualitas. Karena mereka akan di sekolahkan ke jenjang SMA hingga PT secara gratis,” ujarnya.

Loading...
;

Fauzun berjanji akan ke sejumlah kabupaten di selatan Papua sekaligus melakukan pendekatan kepada  tokoh-tokoh adat, juga lembaga pendidikan serta sekolah-sekolah.

“Pembicaraan saya dengan Ibu Nurul belum terlalu mendalam. Saya akan ketemu dalam  nonton film sore ini dan diskusi dilanjutkan lag, sekaligus memastikan program yang akan dijalankan,” katanya seraya menambahkan yayasan tersebut berkedudukan di Malang, Jawa Timur.

Ditambahkan, untuk membangun Papua yang paling utama dipikirkan adalah soal pendidikan.

“Ya, saya di Komisi V yang membidangi pendidikan, sehingga bagaimana pun program dimaksud harus dijalankan,” ungkapnya.

Salah seorang guru pendamping anak-anak Papua, Polikarpus Boli, merespons program dari yayasan tersebut yang disampaikan kepada anggota Komisi V DPRP, Fauzun Nihayah.

“Kita berharap agar dapat dilakukan pendataan anak-anak Papua di wilayah selatan baik dari Merauke, Boven Digoel, Mappi, serta Asmat supaya ada yang bisa diakomodir dan melanjutkan pendidikan ke  jenjang SMA maupun PT,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top