HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Yunus Wonda: Saya tak ditegur KPK, diminta kembalikan mobil dinas saja

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda - Jubi/Arjuna
Ketua DPR Papua, Yunus Wonda – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengakui memiliki empat kendaraan dinas. Satu jenis fortuner, dua jenis camry dan satu mini truk jenis triton.
Hal tersebut dikatakan Yunus Wonda menanggapi pemberitaan sejumlah media pekan lalu yang menyebut Ketua DPR Papua ditegur KPK lantaran memiliki lebih dari satu kendaraan dinas.

Namun kata Wonda, ia tidak ditegur langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Akan tetapi ketika pihaknya berdiskusi, KPK menyampaikan jika ada anggota DPR Papua dari periode lalu hingga kini masih belum mengembalikan mobil dinas, dan jika kini ada yang menggunakan kendaraan dinas lebih dari satu mesti dikembalikan.

“Kebetulan saya memiliki empat mobil dinas. Jenis camry dan triton diberikan ketika saya menjabat Wakil Ketua I DPR Papua periode lalu. Sementara fortuner dan satu camry lainnya pada masa saja menjabat ketua DPR Papua periode kini,” kata Yunus Wonda, Senin (29/7/2019).

Kata Wonda, mobil jenis fortuner ia gunakan sehari-hari, jenis camry dipakainya ketika ada upacara kenegaraan di daerah atau menjemput tamu dari pemerintah pusat, jenis triton digunakan saat kunjungan kerja ke daerah yang medannya sulit misalnya ke Lereh dan Taja di Kabupaten Jayapura, atau ke Senggi juga Waris, Kabupaten Keerom.

“Satu mobil jenis camry lainnya digunakan salah satu anggota DPR Papua. Keempat kendaraan itu fisiknya masih ada dan masih normal. Saya siap mengembalikan tiga dari empat mobil itu dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, tiga mobil dinas yang akan ia kembalikan yakni dua jenis camry dan satu jenis triton. Sementara jenis fortuner akan ia gunakan sehari-hari dalam melaksanakan tugas.

Loading...
;

Wonda juga mengingatkan para anggota DPR Papua yang memiliki lebih dari satu kendaraan dinas, segera mengembalikannya. Peringatan ini akan disampaikannya pada saat menggelar rapat badan musyawarah nantinya.

“Jadi tidak ada teguran dari KPK, hanya disampaikan kepada saya sebagai DPR Papua agar mengembalikan,” ucapnya. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa